Pergantian Tahun Masehi dan Pentingnya Menanamkan Ruh Islami
هُوَ الَّذِيْ جَعَلَ الشَّمْسَ ضِيَاۤءً وَّالْقَمَرَ نُوْرًا وَّقَدَّرَهٗ مَنَازِلَ لِتَعْلَمُوْا عَدَدَ السِّنِيْنَ وَالْحِسَابَۗ مَا خَلَقَ اللّٰهُ ذٰلِكَ اِلَّا بِالْحَقِّۗ يُفَصِّلُ الْاٰيٰتِ لِقَوْمٍ يَّعْلَمُوْنَ
“Dialah yang menjadikan matahari bersinar dan bulan bercahaya. Dialah pula yang menetapkan tempat-tempat orbitnya agar kamu mengetahui bilangan tahun dan perhitungan (waktu). Allah tidak menciptakan demikian itu, kecuali dengan benar. Dia menjelaskan tanda-tanda (kebesaran-Nya) kepada kaum yang mengetahui.” (QS Yunus ayat 5)
Banyak dari mufasir, menjelaskan ayat tersebut hanya menyoroti tentang bagaimana Allah SWT menetapkan peredaran bulan agar manusia dapat menghitung hari serta bilangan lain.
Akan tetapi, pada ayat tersebut, ahli tafsir klasik kenamaan Fakhruddin al-Razy menjelaskan tidak ada salahnya menafsirkan ayat tersebut tentang bagaimana Allah SWT menetapkan peredaran matahari sekaligus bulan agar manusia dapat menghitung hari.
Sebab sudah jamak diketahui, penghitungan hari tidak hanya berdasarkan sistem penghitungan peredaran bulan. Meski, sekali lagi, dalam penghitungan syariat Islam, seperti penentuan awal puasa, tetap menggunakan sistem kalender bulan (Qamariah). (Fakhruddin al-Razy, Mafatihul Ghaib, juz 17, hlm 209)
Dalam hal ini, tidak masalah bila seorang Muslim menganut sistem kalender berdasarkan penghitungan bulan (qamariah) atau (syamsiah). Terlebih, masih dalam tafsir al-Razy, peredaran tersebut oleh masyarakat dahulu cenderung dijadikan acuan untuk bercocok tanam dan lain sebagainya. Bukan terbatas pada penentuan acara keagamaan tertentu atau menghormati dewa tertentu.
Seorang Muslim tidak akan dicap bagian dari kaum lain bila penyerupaan tersebut tidak terkait dengan akidah. Dalam hadis diceritakan bahwa:
عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا قَالَ كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُحِبُّ مُوَافَقَةَ أَهْلِ الْكِتَابِ فِيمَا لَمْ يُؤْمَرْ فِيهِ
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!