Dua Skenario Gagalkan Malaysia ke Semifinal Piala AFF 2026 5 Aug 2026 Bank Dunia Tunjuk Sri Mulyani Pimpin Penggalangan Dana 5 Aug 2026 Mediasi Qatar Picu Harapan Redanya Ketegangan AS-Iran 5 Aug 2026 Febrie Adriansyah Ajukan Dua Gugatan Praperadilan atas Status Tersangka 5 Aug 2026 Rakornas Dukcapil Perkuat Sinergi Layanan Administrasi Kependudukan Nasional 5 Aug 2026 Resmi Dibuka! Link 'War Tiket' Upacara HUT ke-81 RI di Istana 5 Aug 2026 PIHPS: Cabai Rawit Merah Rp45.150, Telur Ayam Rp24.000 per Kg 5 Aug 2026 Harga Emas Antam Turun Rp4.000, Kini Rp2.599.000 per Gram 5 Aug 2026 Disporaparbud Jember Koordinasi dengan BPCB Jatim Amankan Situs Gumuk Lesung dari Kerusakan 5 Aug 2026 Identitas Perempuan Tersambar KA Pangrango di Sukabumi Belum Terungkap 5 Aug 2026 Dua Skenario Gagalkan Malaysia ke Semifinal Piala AFF 2026 5 Aug 2026 Bank Dunia Tunjuk Sri Mulyani Pimpin Penggalangan Dana 5 Aug 2026 Mediasi Qatar Picu Harapan Redanya Ketegangan AS-Iran 5 Aug 2026 Febrie Adriansyah Ajukan Dua Gugatan Praperadilan atas Status Tersangka 5 Aug 2026 Rakornas Dukcapil Perkuat Sinergi Layanan Administrasi Kependudukan Nasional 5 Aug 2026 Resmi Dibuka! Link 'War Tiket' Upacara HUT ke-81 RI di Istana 5 Aug 2026 PIHPS: Cabai Rawit Merah Rp45.150, Telur Ayam Rp24.000 per Kg 5 Aug 2026 Harga Emas Antam Turun Rp4.000, Kini Rp2.599.000 per Gram 5 Aug 2026 Disporaparbud Jember Koordinasi dengan BPCB Jatim Amankan Situs Gumuk Lesung dari Kerusakan 5 Aug 2026 Identitas Perempuan Tersambar KA Pangrango di Sukabumi Belum Terungkap 5 Aug 2026

Penyakit Birokrasi Masih Lestari dalam Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama

ED
Selasa, 10 Januari 2023 | 16:24 WIB
Bagikan
Penyakit Birokrasi Masih Lestari dalam Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama

VISI.NEWS | SOLO - Di era reformasi yang sudah berlangsung belasan tahun, penyakit birokrasi berupa spoil system dalam pengangkatan pejabat berdasarkan selera pribadi, lobi, power culture atau budaya kekuasaan dan kemauan politik secara negatif atau negatif polical will masih lestari.

Dampaknya, sistem merit yang dikembangkan dalam seleksi secara terbuka dan kompetitif untuk mengisi jabatan pimpinan tinggi pratama di lingkungan pemerintah daerah masih sebatas tekstual peraturan.

Masalah tersebut diungkapkan Dr. Tuhana, dosen Fakultas Hukum Universitas Sebelas Maret (FH-UNS) Solo, dalam ujian promosi doktor ilmu hukum di aula Amik Sumindriyati, kampus UNS Kentingan, Selasa (10/1/2023).

Doktor baru tersebut berhasil lulus, setelah mempertahankan disertai berjudul

“Partisipasi Masyarakat Berbasis Hukum Responsif dalam Seleksi Secara Terbuka dan Kompetitif Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di Lingkungan Pemerintah Daerah,” di depan dewan penguji yang diketuai Rektor UNS, Prof. Dr. Jamal Wiwoho

"Usaha reformasi birokrasi melalui seleksi secara terbuka pengisian jabatan pimpinan tinggi pratama di lingkungan pemerintah daerah masih banyak kelemahan. Untuk mengatasi kelemahan tersebut, diperlukan wujud nyata partisipasi masyarakat dalam proses seleksi secara terbuka," ujarnya.

Perkembangan yuridis keputusan MK No. 91/PUU-XVIII/2020 dan UU No. 13 tahun 2022 yang menekankan pentingnya partisipasi masyarakat, menurut Dr. Tuhana belum tampak. Sedangkan saat ini belum ada sarana atau tool kit penilaian yang standar dan melibatkan partisipasi masyarakat.

"Kendala yang terjadi di lingkungan pemerintah kabupaten dan kota terkait seleksi jabatan pimpinan tinggi pratama, adalah pada umumnya belum melalukan optimalisasi pengaturan mengenai partisipasi masyarakat dalam pelaksanaan seleksi," tandasnya.

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.