Pemerintah Cairkan Rp18,9 T ke 546 Pemda untuk Gaji PPPK
Ilustrasi./visi.news/
VISI.NEWS - Pemerintah pusat telah menyalurkan dana bantuan kepada pemerintah daerah untuk mendukung belanja pegawai, termasuk pembayaran gaji Aparatur Sipil Negara (ASN), baik Pegawai Negeri Sipil (PNS) maupun Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian, mengatakan dana bantuan yang telah dicairkan pemerintah pusat tersebut mencapai Rp18,9 triliun dan diberikan kepada 546 pemerintah daerah yang mengalami kendala fiskal.
Tito mengatakan dana tersebut telah ditransfer dari pemerintah pusat kepada pemerintah daerah sejak akhir pekan lalu.
"Sudah ditransfer (ke Pemda)," kata Tito dalam keterangannya dikutip, Selasa (11/8/2026).
Menurut Tito, dana sebesar Rp18,9 triliun tersebut terdiri dari pembayaran Dana Bagi Hasil (DBH) yang belum dibayarkan pemerintah pusat sebesar Rp10 triliun. Sementara itu, lebih dari Rp8 triliun lainnya merupakan penambahan atau top up Dana Alokasi Umum (DAU) kepada pemerintah daerah.
Tito menjelaskan, kebijakan tersebut berangkat dari perhatian Presiden Prabowo Subianto terhadap permasalahan fiskal di daerah. Dana tersebut ditujukan untuk mendukung belanja pegawai serta kepentingan pembangunan daerah yang memiliki kondisi fiskal lemah.
"Dengan adanya tambahan ini, kita semua berharap ini akan sudah menyelesaikan permasalahan belanja pegawai baik PPPK maupun paruh waktu juga. Ya itu dibiayai, dibayar oleh pemda masing-masing," katanya.
Penyaluran Dana ke Pemda
Pemberitahuan mengenai transfer dana kepada pemerintah daerah sebelumnya juga telah disampaikan Kementerian Keuangan melalui surat nomor S-75/PK/2026.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!