Gempa M7,4 Guncang Kolombia Tewaskan 111 Orang, WNI Aman 11 Aug 2026 Wagub Jatim Ungkap Dugaan Awal Kebakaran Gunung Bromo 11 Aug 2026 Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp20.000 Jadi Rp2,71 Juta 11 Aug 2026 Sidang Perdana Kasus Kuota Haji Yaqut Digelar Hari Ini 11 Aug 2026 Pemerintah Cairkan Rp18,9 T ke 546 Pemda untuk Gaji PPPK 11 Aug 2026 Daftar Harga BBM Pertamina 11 Agustus 2026 di Berbagai Wilayah 11 Aug 2026 Tinjau Ciptamulya Sukabumi di Fase Rehabilitasi, Saan Mustopa: Yang Paling Mendesak Rumah juga Relokasi 11 Aug 2026 Kebakaran Lahan Terjadi di Gunung Cabe Sukabumi 11 Aug 2026 Bupati Sukabumi Tegaskan Rekam Jejak Hingga Kinerja Pejabat Jadi Pertimbangan Rotasi 11 Aug 2026 56 Ribu Anak Tidak Sekolah di Sukabumi, Pemkab Kaji Faktor Penyebabnya 11 Aug 2026 Gempa M7,4 Guncang Kolombia Tewaskan 111 Orang, WNI Aman 11 Aug 2026 Wagub Jatim Ungkap Dugaan Awal Kebakaran Gunung Bromo 11 Aug 2026 Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp20.000 Jadi Rp2,71 Juta 11 Aug 2026 Sidang Perdana Kasus Kuota Haji Yaqut Digelar Hari Ini 11 Aug 2026 Pemerintah Cairkan Rp18,9 T ke 546 Pemda untuk Gaji PPPK 11 Aug 2026 Daftar Harga BBM Pertamina 11 Agustus 2026 di Berbagai Wilayah 11 Aug 2026 Tinjau Ciptamulya Sukabumi di Fase Rehabilitasi, Saan Mustopa: Yang Paling Mendesak Rumah juga Relokasi 11 Aug 2026 Kebakaran Lahan Terjadi di Gunung Cabe Sukabumi 11 Aug 2026 Bupati Sukabumi Tegaskan Rekam Jejak Hingga Kinerja Pejabat Jadi Pertimbangan Rotasi 11 Aug 2026 56 Ribu Anak Tidak Sekolah di Sukabumi, Pemkab Kaji Faktor Penyebabnya 11 Aug 2026

Tinjau Ciptamulya Sukabumi di Fase Rehabilitasi, Saan Mustopa: Yang Paling Mendesak Rumah juga Relokasi

Desi Rossilawati Andri Somantri
Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:34 WIB
Bagikan
Tinjau Ciptamulya Sukabumi di Fase Rehabilitasi, Saan Mustopa: Yang Paling Mendesak Rumah juga Relokasi

Wakil Ketua DPR RI Saan Mustopa saat meninjau kondisi Kampung Adat Kasepuhan Ciptamulya, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Senin (10/8/2026)./visi.news/ist.

VISI.NEWSWakil Ketua DPR RI, Saan Mustopa, menyatakan bencana kebakaran yang melanda kampung adat Ciptamulya, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, kini tengah berada dalam fase rehabilitasi. Menurut dia, pembangunan kembali rumah warga juga tempat reloaksi menjadi hal yang paling mendesak saat ini.

"Kurang lebih 51 kepala keluarga yang terdampak, dan memang hari ini pascamusibah, masuk fase rehabilitasi dan rekonstruksi, ini untuk membangun fasilitas terutama yang paling mendesak itu rumah-rumah warga dan juga ada relokasi baru," kata Saan saat meninjau kondisi Kampung Adat Kasepuhan Ciptamulya, Senin (10/8/2026).

Ia menjelaskan, relokasi diperlukan karena lahan yang sebelumnya menjadi lokasi permukiman warga dinilai tidak memungkinkan untuk kembali dibangun.

"Relokasi baru karena tidak mungkin lahan yang semula itu untuk dibangun kembali, maka direlokasi. Dan untuk itu tentu ini membutuhkan perhatian semua pihak," ujarnya.

Saan menilai penanganan pascabencana di Ciptamulya membutuhkan dukungan lintas pemerintahan, mulai dari Pemerintah Kabupaten Sukabumi, Pemerintah Provinsi Jawa Barat hingga pemerintah pusat.

Terlebih, Kampung Adat Kasepuhan Ciptamulya merupakan bagian dari kawasan adat yang memiliki nilai budaya dan perlu dijaga keberadaannya.

"Karena ini kampung adat, kampung adat ini salah satu cagar budaya yang memang harus kita jaga secara bersama-sama, harus kita terus pelihara secara bersama-sama. Karena itu membutuhkan bantuan dari semua pihak," katanya.

Saan mengatakan dirinya akan menyampaikan kebutuhan penanganan Ciptamulya kepada pimpinan DPR RI untuk dibahas lebih lanjut, termasuk dukungan pemerintah pusat.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.