Sidang Perdana Kasus Kuota Haji Yaqut Digelar Hari Ini 11 Aug 2026 Pemerintah Cairkan Rp18,9 T ke 546 Pemda untuk Gaji PPPK 11 Aug 2026 Daftar Harga BBM Pertamina 11 Agustus 2026 di Berbagai Wilayah 11 Aug 2026 Tinjau Ciptamulya Sukabumi di Fase Rehabilitasi, Saan Mustopa: Yang Paling Mendesak Rumah juga Relokasi 11 Aug 2026 Kebakaran Lahan Terjadi di Gunung Cabe Sukabumi 11 Aug 2026 Bupati Sukabumi Tegaskan Rekam Jejak Hingga Kinerja Pejabat Jadi Pertimbangan Rotasi 11 Aug 2026 56 Ribu Anak Tidak Sekolah di Sukabumi, Pemkab Kaji Faktor Penyebabnya 11 Aug 2026 Skandal Iklan BJB: Selain Ridwan Kamil, KPK akan Periksa Keterlibatan Pihak Lain 11 Aug 2026 Skandal Iklan BJB Rp223,6 Miliar, Empat Tersangka Dijebloskan RK akan Diperiksa Lagi 11 Aug 2026 Trump Tuntut Iran Bayar Kompensasi, Negosiasi Selat Hormuz Makin Rumit 11 Aug 2026 Sidang Perdana Kasus Kuota Haji Yaqut Digelar Hari Ini 11 Aug 2026 Pemerintah Cairkan Rp18,9 T ke 546 Pemda untuk Gaji PPPK 11 Aug 2026 Daftar Harga BBM Pertamina 11 Agustus 2026 di Berbagai Wilayah 11 Aug 2026 Tinjau Ciptamulya Sukabumi di Fase Rehabilitasi, Saan Mustopa: Yang Paling Mendesak Rumah juga Relokasi 11 Aug 2026 Kebakaran Lahan Terjadi di Gunung Cabe Sukabumi 11 Aug 2026 Bupati Sukabumi Tegaskan Rekam Jejak Hingga Kinerja Pejabat Jadi Pertimbangan Rotasi 11 Aug 2026 56 Ribu Anak Tidak Sekolah di Sukabumi, Pemkab Kaji Faktor Penyebabnya 11 Aug 2026 Skandal Iklan BJB: Selain Ridwan Kamil, KPK akan Periksa Keterlibatan Pihak Lain 11 Aug 2026 Skandal Iklan BJB Rp223,6 Miliar, Empat Tersangka Dijebloskan RK akan Diperiksa Lagi 11 Aug 2026 Trump Tuntut Iran Bayar Kompensasi, Negosiasi Selat Hormuz Makin Rumit 11 Aug 2026

56 Ribu Anak Tidak Sekolah di Sukabumi, Pemkab Kaji Faktor Penyebabnya

Desi Rossilawati Andri Somantri
Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:31 WIB
Bagikan
56 Ribu Anak Tidak Sekolah di Sukabumi, Pemkab Kaji Faktor Penyebabnya

Wakil Bupati Sukabumi Andreas./visi.news/Andri.

VISI.NEWSPemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukabumi akan menindaklanjuti data terkait 56 ribu anak tidak sekolah (ATS). Pemkab akan mengkaji berbagai faktor yang menjadi penyebab masih banyaknya anak yang tidak mengenyam pendidikan.

"Anak tidak sekolah, ada beberapa faktor. Nanti saya mungkin diskusi dengan Kepala Dinas Pendidikan, kaitan dorongan-dorongan, karena ada beberapa faktor yang harus kita kaji lagi," kata Wakil Bupati Sukabumi, Andreas.

Menurutnya, hasil kajian tersebut nantinya menjadi dasar bagi Pemkab Sukabumi dalam menentukan langkah untuk mendorong anak-anak yang tidak sekolah agar kembali mendapatkan akses pendidikan.

"Yang pastinya, nanti Pemerintah Kabupaten Sukabumi, supaya anak-anak ini bisa sekolah terus," kata Andreas.

Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen), Fajar Riza Ul Haq, mengungkapkan jumlah anak tidak sekolah (ATS) di Jawa Barat mencapai sekitar 627 ribu anak. Dari jumlah tersebut, sekitar 56 ribu ATS berada di Kabupaten Sukabumi.

Hal itu diungkapkan Fajar dalam kegiatan audiensi dan dialog pendidikan yang diselenggarakan di SMPN 1 Cikembar, Rabu (5/8/2026).

"Kalau mengacu kepada Inpres Nomor 3 Tahun 2026, yang namanya ATS itu ada tiga. Pertama, anak yang tidak pernah sekolah sama sekali. Yang kedua, anak yang tidak melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya. Nah, yang ketiga, anak yang drop out," tuturnya.

Menurut Fajar, kondisi tersebut dapat dipengaruhi berbagai faktor. Salah satunya faktor ekonomi yang membuat anak harus membantu orang tua bekerja.

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.