Padat Karya Jadi Harapan, 8.600 Warga Bandung Didorong Tetap Produktif
Puluhan warga dari berbagai kelurahan tampak bersiap dengan perlengkapan kerja masing-masing untuk mengikuti Program Padat Karya Tematik 2026 yang digagas Pemerintah Kota Bandung. /visi.news/ist
Program Padat Karya Tematik 2026 difokuskan pada kegiatan penanganan lingkungan dan kebersihan wilayah. Selain membantu warga memperoleh tambahan penghasilan, program ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan nyaman.
Peserta program berasal dari beragam latar belakang. Dava (23), mahasiswa semester akhir asal Kelurahan Kacapiring, mengaku tertarik mengikuti program tersebut karena manfaat yang dirasakan masyarakat.
"Program ini sangat membantu warga. Lingkungan jadi lebih bersih dan terawat. Selain itu, warga juga mendapatkan manfaat ekonomi. Semoga program seperti ini terus ada ke depannya," ujarnya.
Hal serupa disampaikan Sri (62), ibu rumah tangga asal Kacapiring. Menurutnya, padat karya menjadi solusi bagi warga yang belum memiliki pekerjaan tetap.
"Program ini bagus untuk masyarakat, terutama yang belum mendapatkan pekerjaan secara mantap. Mudah-mudahan ke depan jumlahnya bisa lebih banyak lagi," katanya.
Sementara itu, Yoga, seorang pengemudi ojek online dari Kelurahan Cibangkong, menilai program tersebut sangat membantu di tengah pendapatan harian yang tidak menentu.
"Kalau narik ojol kan kadang ramai, kadang sepi. Dengan padat karya ini ada tambahan penghasilan yang jelas. Apalagi ada perlindungan BPJS dan asuransi kecelakaan kerja, jadi lebih tenang saat bekerja," ungkapnya.
Ia berharap cakupan program dapat diperluas sehingga semakin banyak warga yang merasakan manfaatnya.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!