Indonesia Perkuat Keterampilan dan Perlindungan Pekerja Hadapi Perubahan Dunia Kerja 25 Aug 2026 Bantu Padamkan Karhutla, Ilmuwan RI Temukan Pemadam Api dari Singkong 25 Aug 2026 1.356 Knalpot Brong Hasil Razia di Majalengka Bakal Disulap Jadi Monumen Maung 25 Aug 2026 Polri Salurkan Logistik dan Oksigen untuk Penanganan Karhutla 25 Aug 2026 Chelsea Menang 3-2 atas Fulham dalam Drama Lima Gol 25 Aug 2026 Uzbekistan Bidik Pusat Keuangan Digital Asia Tengah 25 Aug 2026 Kemenhut Sanksi 6 Perusahaan akibat Karhutla Berulang di Kalimantan 25 Aug 2026 Harga Emas Antam Hari Ini Rp2,768 Juta per Gram 25 Aug 2026 Daftar Harga BBM Pertamina Hari Ini 25 Agustus 2026 25 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Selasa 25 Agustus 2026 25 Aug 2026 Indonesia Perkuat Keterampilan dan Perlindungan Pekerja Hadapi Perubahan Dunia Kerja 25 Aug 2026 Bantu Padamkan Karhutla, Ilmuwan RI Temukan Pemadam Api dari Singkong 25 Aug 2026 1.356 Knalpot Brong Hasil Razia di Majalengka Bakal Disulap Jadi Monumen Maung 25 Aug 2026 Polri Salurkan Logistik dan Oksigen untuk Penanganan Karhutla 25 Aug 2026 Chelsea Menang 3-2 atas Fulham dalam Drama Lima Gol 25 Aug 2026 Uzbekistan Bidik Pusat Keuangan Digital Asia Tengah 25 Aug 2026 Kemenhut Sanksi 6 Perusahaan akibat Karhutla Berulang di Kalimantan 25 Aug 2026 Harga Emas Antam Hari Ini Rp2,768 Juta per Gram 25 Aug 2026 Daftar Harga BBM Pertamina Hari Ini 25 Agustus 2026 25 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Selasa 25 Agustus 2026 25 Aug 2026

Oknum Paspampres yang Culik dan Bunuh Masykur Pantas Dihukum Mati, Bukan Hanya Motif Ekonomi?

ED
Selasa, 29 Agustus 2023 | 10:41 WIB
Bagikan
Oknum Paspampres yang Culik dan Bunuh Masykur Pantas Dihukum Mati, Bukan Hanya Motif Ekonomi?

VISI.NEWS | BANDUNG - Panglima TNI Laksamana Yudo Margono meminta agar oknum anggota Paspampres Praka RM yang terlibat kasus kriminal dipecat dari TNI dan dihukum mati. Meski sudah menjadi tersangka dan ditahan, hingga kini dugaan motif ekonomi dibalik perilaku Praka RM dan kedua temannya masih misterius.

Menurut Kepala Badan Intelejen Strategis (BAIS) Laksamana Muda TNI (Purn.) Soleman B. Ponto kemungkinan ada motif lain dalam pembunuhan warga oleh oknum petugas Paspampres.

"Kalau dari sisi pendapatan, anggota Paspampres itu sudah cukuplah pendapatannya, mungkin ada motif lain selain masalah ekonomi," ujarnya saat dialog di MetroTV, Senin (28/8/2023) malam.

Soal ekonomi, menurut dia tidak sesederhana itu karena Paspampres ini sudah tercukupi. "Mereka itu pasukan elit yang segalanya lebih dari pada yang lain. Kalau soal ekonomi saya kira ada yang lebih dari itu, ada yang lain, yang lebih dari ekonomi itu. Tidak hanya sekedar Rp 50 jua yang ia minta. Pasti ada yang lain-lain. Cuma saya tidak tahu latar belakang korban, mengapa dia dibunuh, ada urusan apa dengan si anggota Paspampres ini," ungkapnya.

Namun ia menilai dari insiden itu membuktikan bahwa Paspampres itu pengawasannya harus lebih ditingkatkan lagi. "Harusnya itu tidak boleh terjadi di Paspampres yah. Artinya pengawasannya sudah longgar dan harus diawasi kembali. Dan, karena yang melakukannya Paspampres seperti yang disampaikan Panglima TNI sudah pasti itu harus dihukum mati. Dan kalau Panglima TNI sudah bicara seperti itu, sudah setengah perintah. Dan itu biarkan supaya hal seperti itu tidak terjadi lagi. Sangat memalukan karena Paspampres adalah pasukan-pasukan terbaik yang kita miliki, " tandasnya.

Senada, Wakil Ketua Komisi III Ahmad Sahroni mengungkapkan bahwa apa yang terjadi sangat menyedihkan yang dilakukan oleh oknum Paspampres ini. "Pasti ada hal lain, entah itu jual beli, dagang atau memang ada paksaan setoran yang sifatnya ada komitmen yang dilakukan mereka berdua. Akhirnya dia menuntut permintaan uang dengan sedemikian rupa dua kali yang pertama Rp 13 juta juga yang kedua dua minggu setelahnya sebesar Rp 50 juta. Nah, ini harus disikapi bahwa ada celah dari pemimpinnya," ungkapnya.

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.