Trailer Tabrak Dua Truk dan Motor di Pasuruan, Empat Tewas 27 Jul 2026 Fauzi Amro: DPR Siap Jalankan Fit and Proper Test Calon Gubernur BI 27 Jul 2026 Sistem Eror BPN Bandung Dikeluhkan Warga, Dinilai Buka Celah Praktik Pungli 27 Jul 2026 200 Personel Gabungan Siaga Pascabentrokan Maut di Menteng 27 Jul 2026 Senator Lia Istifhama Desak Polisi Tutup Tambang Pasir Ilegal di Blitar 27 Jul 2026 Harga Emas Antam Naik Rp10.000, Tembus Rp2,622 Juta per Gram 27 Jul 2026 Nazriel Syahdan Syukuri Debut di Piala Presiden 2026 Bersama Persib 27 Jul 2026 Nazriel Bersinar di Piala Presiden, Siap Rebut Tempat di Skuad Utama Persib 27 Jul 2026 "Jangan Melongo, Mikir!" Pesan Megawati untuk Generasi Muda Indonesia 27 Jul 2026 JK Dorong Indonesia Jadi Mediator Perdamaian Timur Tengah 27 Jul 2026 Trailer Tabrak Dua Truk dan Motor di Pasuruan, Empat Tewas 27 Jul 2026 Fauzi Amro: DPR Siap Jalankan Fit and Proper Test Calon Gubernur BI 27 Jul 2026 Sistem Eror BPN Bandung Dikeluhkan Warga, Dinilai Buka Celah Praktik Pungli 27 Jul 2026 200 Personel Gabungan Siaga Pascabentrokan Maut di Menteng 27 Jul 2026 Senator Lia Istifhama Desak Polisi Tutup Tambang Pasir Ilegal di Blitar 27 Jul 2026 Harga Emas Antam Naik Rp10.000, Tembus Rp2,622 Juta per Gram 27 Jul 2026 Nazriel Syahdan Syukuri Debut di Piala Presiden 2026 Bersama Persib 27 Jul 2026 Nazriel Bersinar di Piala Presiden, Siap Rebut Tempat di Skuad Utama Persib 27 Jul 2026 "Jangan Melongo, Mikir!" Pesan Megawati untuk Generasi Muda Indonesia 27 Jul 2026 JK Dorong Indonesia Jadi Mediator Perdamaian Timur Tengah 27 Jul 2026

MBG Berpotensi Lebih Hemat, Pemerintah Hitung Ulang Kebutuhan Anggaran

ED
PN
Jumat, 12 Juni 2026 | 06:58 WIB
Bagikan
MBG Berpotensi Lebih Hemat, Pemerintah Hitung Ulang Kebutuhan Anggaran

Melalui sinkronisasi data penerima dan penataan operasional SPPG, pemerintah optimistis dapat menekan berbagai biaya yang selama ini muncul dalam pelaksanaan program MBG. /visi.news/ist

VISI NEWS | JAKARTA – Pemerintah mengisyaratkan adanya potensi pengurangan kebutuhan anggaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) setelah dilakukan evaluasi dan penataan menyeluruh terhadap pelaksanaan program unggulan tersebut. Namun, pemerintah menegaskan bahwa langkah itu bukanlah pemangkasan anggaran secara paksa, melainkan hasil dari perhitungan yang lebih cermat untuk memastikan penggunaan dana negara menjadi lebih efektif dan efisien.

Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, mengatakan pemerintah saat ini tengah menyelaraskan data serta melakukan evaluasi terhadap sistem distribusi dan implementasi Program MBG di berbagai daerah, termasuk pada Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

"Bukan pemangkasan ya, tapi dari hasil perhitungan, kita meyakini akan ada pengurangan kebutuhan anggaran dari program makan bergizi gratis ini," ujar Prasetyo kepada awak media dalam konferensi pers peningkatan kualitas layanan MBG dan SPPG terpencil di Jakarta, Kamis (11/6/2026).

Menurutnya, pemerintah masih memerlukan waktu untuk menyelesaikan proses penghitungan kebutuhan riil anggaran bersama kementerian dan lembaga terkait.

"Makanya kami minta waktu untuk juga menghitung dengan Kementerian Keuangan maupun dengan BGN (Badan Gizi Nasional)," katanya.

Prasetyo menegaskan, evaluasi tersebut dilakukan untuk memastikan bahwa efisiensi anggaran tidak mengurangi kualitas layanan maupun kandungan gizi yang diterima masyarakat penerima manfaat.

Melalui sinkronisasi data penerima dan penataan operasional SPPG, pemerintah optimistis dapat menekan berbagai biaya yang selama ini muncul dalam pelaksanaan program, terutama di daerah dengan tantangan geografis yang tinggi.

"Jadi dari proses penataan nanti akan bisa kita hitung dengan lebih cermat sesungguhnya anggaran yang dibutuhkan untuk program makan bergizi ini totalnya menjadi berapa," jelasnya.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.