Bandung Terasa Lebih Dingin? Ini Penjelasan Ilmiah Fenomena yang Terjadi Saat Musim Kemarau
VISI.NEWS – Dalam beberapa hari terakhir, suhu udara di Kota Bandung dan sejumlah wilayah di Jawa Barat kembali terasa lebih dingin, terutama pada malam hingga dini hari. Kondisi ini kerap memunculkan pertanyaan di masyarakat, mengingat cuaca dingin justru terjadi saat Indonesia sedang berada pada musim kemarau yang identik dengan hawa panas.
Fenomena tersebut ternyata bukanlah sesuatu yang baru. Berdasarkan penjelasan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) serta analisis data yang dipublikasikan melalui Open Data Provinsi Jawa Barat, penurunan suhu udara di Bandung merupakan fenomena alam yang rutin terjadi setiap musim kemarau dan dipengaruhi oleh sejumlah faktor atmosfer.
Suhu Bandung Memang Turun Setiap Musim Kemarau
Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan bahwa dalam beberapa tahun terakhir, Kota Bandung secara konsisten mengalami penurunan suhu minimum ketika memasuki bulan Juli.
Pada periode musim kemarau, suhu udara di Bandung dapat turun hingga kisaran 17 derajat Celsius, bahkan di kawasan dataran tinggi seperti Lembang pernah mencapai sekitar 15,4 derajat Celsius.
Meski siang hari terasa cukup terik, udara berubah menjadi jauh lebih sejuk ketika malam tiba.
Kondisi tersebut merupakan pola cuaca yang lazim terjadi di wilayah Bandung dan sekitarnya setiap tahun.
Mengapa Musim Kemarau Justru Terasa Lebih Dingin?
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!