Pemprov Jatim Perkuat Langkah JFC Menuju Panggung Pariwisata Dunia 27 Jul 2026 Kemenpar Tegaskan JFC Jadi Etalase Pariwisata Indonesia di Mata Dunia 27 Jul 2026 VISI | Sibuk 27 Jul 2026 Dari YouTube ke Timnas Malaysia, Mimpi Wan Kuzain Akhirnya Jadi Nyata 27 Jul 2026 Indonesia Bidik Awal Sempurna, Hadapi Kamboja di Laga Perdana ASEAN Hyundai Cup 2026 27 Jul 2026 Trailer Tabrak Dua Truk dan Motor di Pasuruan, Empat Tewas 27 Jul 2026 Fauzi Amro: DPR Siap Jalankan Fit and Proper Test Calon Gubernur BI 27 Jul 2026 Sistem Eror BPN Bandung Dikeluhkan Warga, Dinilai Buka Celah Praktik Pungli 27 Jul 2026 200 Personel Gabungan Siaga Pascabentrokan Maut di Menteng 27 Jul 2026 Senator Lia Istifhama Desak Polisi Tutup Tambang Pasir Ilegal di Blitar 27 Jul 2026 Pemprov Jatim Perkuat Langkah JFC Menuju Panggung Pariwisata Dunia 27 Jul 2026 Kemenpar Tegaskan JFC Jadi Etalase Pariwisata Indonesia di Mata Dunia 27 Jul 2026 VISI | Sibuk 27 Jul 2026 Dari YouTube ke Timnas Malaysia, Mimpi Wan Kuzain Akhirnya Jadi Nyata 27 Jul 2026 Indonesia Bidik Awal Sempurna, Hadapi Kamboja di Laga Perdana ASEAN Hyundai Cup 2026 27 Jul 2026 Trailer Tabrak Dua Truk dan Motor di Pasuruan, Empat Tewas 27 Jul 2026 Fauzi Amro: DPR Siap Jalankan Fit and Proper Test Calon Gubernur BI 27 Jul 2026 Sistem Eror BPN Bandung Dikeluhkan Warga, Dinilai Buka Celah Praktik Pungli 27 Jul 2026 200 Personel Gabungan Siaga Pascabentrokan Maut di Menteng 27 Jul 2026 Senator Lia Istifhama Desak Polisi Tutup Tambang Pasir Ilegal di Blitar 27 Jul 2026

Bandung Terasa Lebih Dingin? Ini Penjelasan Ilmiah Fenomena yang Terjadi Saat Musim Kemarau

ED
PN
Minggu, 26 Juli 2026 | 13:39 WIB
Bagikan
Bandung Terasa Lebih Dingin? Ini Penjelasan Ilmiah Fenomena yang Terjadi Saat Musim Kemarau

Banyak orang menganggap musim kemarau identik dengan suhu udara yang tinggi sepanjang hari. Namun, secara ilmiah, musim kemarau justru dapat menyebabkan udara malam menjadi lebih dingin.

Menurut penjelasan Kepala Stasiun Geofisika BMKG Bandung, Teguh Rahayu, salah satu penyebab utama adalah minimnya tutupan awan selama musim kemarau.

Pada siang hari, sinar matahari dapat langsung mencapai permukaan bumi tanpa banyak terhalang awan. Akibatnya, tanah dan permukaan jalan menyerap energi panas dalam jumlah besar sehingga suhu udara meningkat.

Namun, ketika malam tiba, energi panas yang tersimpan tersebut dilepaskan kembali ke atmosfer.

Karena langit relatif cerah tanpa lapisan awan yang berfungsi menahan panas, proses pelepasan energi berlangsung lebih cepat.

Akibatnya, suhu permukaan bumi turun dengan cepat sehingga udara pada malam hingga dini hari terasa jauh lebih dingin dibandingkan musim hujan.

Angin Muson Australia Memperkuat Efek Dingin

Selain proses pelepasan panas dari permukaan bumi, fenomena udara dingin di Bandung juga dipengaruhi oleh Angin Muson Australia.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.