AI Ubah Cara Cari Produk, Rekomendasi Manusia Tetap Dorong Pembelian 27 Jul 2026 Pemprov Jatim Perkuat Langkah JFC Menuju Panggung Pariwisata Dunia 27 Jul 2026 Kemenpar Tegaskan JFC Jadi Etalase Pariwisata Indonesia di Mata Dunia 27 Jul 2026 VISI | Sibuk 27 Jul 2026 Dari YouTube ke Timnas Malaysia, Mimpi Wan Kuzain Akhirnya Jadi Nyata 27 Jul 2026 Indonesia Bidik Awal Sempurna, Hadapi Kamboja di Laga Perdana ASEAN Hyundai Cup 2026 27 Jul 2026 Trailer Tabrak Dua Truk dan Motor di Pasuruan, Empat Tewas 27 Jul 2026 Fauzi Amro: DPR Siap Jalankan Fit and Proper Test Calon Gubernur BI 27 Jul 2026 Sistem Eror BPN Bandung Dikeluhkan Warga, Dinilai Buka Celah Praktik Pungli 27 Jul 2026 200 Personel Gabungan Siaga Pascabentrokan Maut di Menteng 27 Jul 2026 AI Ubah Cara Cari Produk, Rekomendasi Manusia Tetap Dorong Pembelian 27 Jul 2026 Pemprov Jatim Perkuat Langkah JFC Menuju Panggung Pariwisata Dunia 27 Jul 2026 Kemenpar Tegaskan JFC Jadi Etalase Pariwisata Indonesia di Mata Dunia 27 Jul 2026 VISI | Sibuk 27 Jul 2026 Dari YouTube ke Timnas Malaysia, Mimpi Wan Kuzain Akhirnya Jadi Nyata 27 Jul 2026 Indonesia Bidik Awal Sempurna, Hadapi Kamboja di Laga Perdana ASEAN Hyundai Cup 2026 27 Jul 2026 Trailer Tabrak Dua Truk dan Motor di Pasuruan, Empat Tewas 27 Jul 2026 Fauzi Amro: DPR Siap Jalankan Fit and Proper Test Calon Gubernur BI 27 Jul 2026 Sistem Eror BPN Bandung Dikeluhkan Warga, Dinilai Buka Celah Praktik Pungli 27 Jul 2026 200 Personel Gabungan Siaga Pascabentrokan Maut di Menteng 27 Jul 2026

WO Diduga Kabur, Resepsi Terancam Batal: Kerugian Korban Tembus Rp2,4 Miliar

ED
PN
Senin, 8 Juni 2026 | 16:32 WIB
Bagikan
WO Diduga Kabur, Resepsi Terancam Batal: Kerugian Korban Tembus Rp2,4 Miliar

Ilustrasi. /visi.news/ai

VISI NEWS | BANDUNGKebahagiaan yang seharusnya menyelimuti persiapan pernikahan berubah menjadi kekecewaan mendalam bagi Sunsun Nugraha Tasdik, warga Kecamatan Majalaya, Kabupaten Bandung. Rencana resepsi pernikahannya yang dijadwalkan berlangsung pada 21 Juni 2026 terancam berantakan setelah pemilik wedding organizer (WO) yang dipercayainya menghilang tanpa kabar.

Sunsun mengaku telah mempercayakan seluruh kebutuhan resepsi kepada seorang perempuan berinisial SR, pemilik WO yang berdomisili di Kecamatan Paseh, Kabupaten Bandung. Namun, sekitar dua pekan menjelang hari pelaksanaan, SR tidak lagi dapat dihubungi dan diduga meninggalkan berbagai kewajiban kepada klien maupun vendor.

Merasa menjadi korban dugaan penipuan, Sunsun bersama istrinya, Wulan, yang telah melangsungkan akad nikah pada 1 Juni 2026, mendatangi Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jawa Barat untuk melaporkan kasus tersebut.

Tak hanya Sunsun, sejumlah pasangan calon pengantin dan vendor yang mengaku mengalami nasib serupa juga turut membuat laporan.

Korban Bermunculan

Di hadapan awak media di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung, Sabtu (6/6/2026), Sunsun menjelaskan bahwa dugaan penipuan mulai terungkap setelah beberapa pasangan pengantin gagal melaksanakan resepsi sesuai jadwal karena pembayaran kepada vendor tidak dilakukan oleh pihak WO.

“Saya dan teman-teman dari yang diduga akan menjadi korban dari salah satu wedding organizer yang ada di Kabupaten Bandung. Dugaan ini muncul ketika ada beberapa laporan dari teman-teman yang memang sudah terbukti dan sudah terjadi adanya penipuan terkait pelaksanaan pernikahan mereka yang tidak terlaksana karena tidak adanya pembayaran dari WO tersebut ke vendor-vendor yang sudah dijanjikan,” ujar Sunsun.

Menurutnya, sebagian besar korban yang melapor merupakan pasangan yang resepsi pernikahannya belum terlaksana. Mereka kini dihantui ketidakpastian karena berbagai kebutuhan acara yang seharusnya sudah dipersiapkan tidak kunjung terealisasi.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.