KHUTBAH JUMAT | Takwa dan Kepedulian Sosial
Ilustrasi./visi.news/ist.
Hari ini adalah hari yang penuh kebahagiaan setelah selama satu bulan penuh kita menunaikan ibadah shiyam Ramadhan.
Hari ini adalah hari ketika jutaan kaum muslimin di seluruh dunia mengumandangkan takbir memuji kebesaran Allah SWT. Hari ini kita merayakan Idul Fitri, hari kembali kepada kesucian, hari kembali kepada fitrah.
Namun di balik kegembiraan ini, ada satu pertanyaan penting yang perlu kita renungkan bersama: Apa sebenarnya yang kita peroleh dari Ramadhan yang telah kita lalui?
Selama satu bulan penuh kita berpuasa, menahan lapar dan dahaga, menahan hawa nafsu, memperbanyak ibadah, memperbanyak doa dan istighfar.
Allah SWT menjelaskan tujuan dari semua itu dalam firman-Nya:
يَا أَيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِيْنَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُوْنَ
Sebagai orang-orang yang beriman, kita wajib melaksanakan shiyam di bulan Ramadan agar kita semua menjadi orang-orang yang bertakwa. Seruan dalam ayat ini mengindikasikan bahwa orang-orang yang menyatakan diri sebagai orang yang beriman belum tentu bertakwa.
Takwa bukan hanya tampak dalam ibadah-ibadah ritual seperti shalat, puasa, zakat, dan haji. Takwa juga harus tampak dalam sikap hidup kita di tengah masyarakat.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!