KHUTBAH JUMAT | Ramadan, Jadi Pribadi yang Lebih Baik
فَاتَّقُوا شَهْرَ رَمَضَانَ فَإِنَّ الْحَسَنَاتِ تُضَاعَفُ فِيهِ وَكَذَلِكَ السَّيِّئَاتُ
Artinya, “Maka bertakwalah kalian semua pada bulan Ramadhan, karena sesungguhnya kebaikan-kebaikan dilipatgandakan di dalamnya, demikian pula keburukan-keburukan.” (HR. At-Thabrani).
Ma’asyiral Muslimin jamaah Jumat yang dirahmati Allah
Oleh karena itu, marilah kita manfaatkan kesempatan yang sangat berharga ini dengan penuh kesungguhan dan kesadaran. Jangan sampai kita tertipu oleh anggapan bahwa Ramadhan tahun depan pasti masih ada untuk kita. Karena tidak ada seorang pun yang mampu menjamin usianya akan sampai pada Ramadan berikutnya.
Tidakkah kita mengambil pelajaran dari saudara, tetangga, dan banyak orang yang memiliki rencana untuk memperbaiki diri “nanti di bulan Ramadan yang akan datang”, namun ajal lebih dahulu menjemputnya. Berkaitan dengan hal ini, Imam Ibnu Rajab al-Hanbali dalam kitab Lathaiful Ma’arif fima li Mawasimil ‘Am minal Wazhaif, halaman 158 berkata dalam sebuah syair:
كَمْ كُنْتَ تَعْرِفُ مِمَّنْ صَامَ فِي سَلَفٍ // مِنْ بَيْنِ أَهْلٍ وَجِيرَانٍ وَإِخْوَانِ // أَفْنَاهُمُ الْمَوْتُ وَاسْتَبْقَاكَ بَعْدَهُمْ // حَيًّا فَمَا أَقْرَبَ الْقَاصِي مِنَ الدَّانِي // وَمُعْجَبٍ بِثِيَابِ الْعِيدِ يَقْطَعُهَا // فَأَصْبَحَتْ فِي غَدٍ أَثْوَابَ أَكْفَانِ // حَتَّى يُعَمِّرَ الْإِنْسَانُ مَسْكَنَهُ // مَصِيرُ مَسْكَنِهِ قَبْرٌ لِإِنْسَانِ
Artinya, “Betapa banyak yang kau kenal di antara mereka yang berpuasa di masa lalu, // dari kalangan keluarga, tetangga, dan saudara // maut telah membinasakan mereka, dan meninggalkanmu hidup setelah mereka // maka betapa dekatnya yang jauh dengan yang dekat // dan betapa banyak orang yang bangga dengan pakaian hari raya, ia menjahitnya // namun keesokan harinya, pakaian itu menjadi kain kafan // hingga manusia memakmurkan tempat tinggalnya // namun tempat tinggal terakhirnya adalah kuburan bagi manusia.”
Maka sebelum ajal menjemput dan sebelum pintu tobat tertutup, mari kita bergegas memperbaiki diri dengan meningkatkan ibadah dan memperbanyak amal kebajikan. Mari jadikan Ramadan ini sebagai momentum untuk menjadi pribadi yang lebih baik, lebih bertakwa, dan lebih bermanfaat bagi sesama.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!