KHUTBAH JUMAT | Ramadan, Jadi Pribadi yang Lebih Baik
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ
Artinya, “Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.” (QS. Al-Baqarah, : 183).
Mengapa ketakwaan menjadi poros dari seluruh ibadah yang kita lakukan pada bulan Ramadan? Karena takwa adalah fondasi dari segala kebaikan dan kunci keselamatan hidup kita, baik di dunia maupun di akhirat. Orang yang bertakwa akan terdorong untuk senantiasa berbuat baik, mulai dari hal-hal kecil yang sering dianggap sepele hingga yang besar.
Ia akan ringan tangan membantu saudaranya tanpa pamrih, menjaga lisannya agar tidak menyakiti orang lain, tidak membuang sampah sembarangan, menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan, menunaikan amanah dengan jujur, serta saling tolong-menolong dalam kebaikan. Semua itu merupakan buah dari ketakwaan yang hidup di dalam hati kita.
Sayyid Murtadha az-Zabidi al-Husaini mengatakan dalam kitab Ithafussadatil Muttaqin bi Syarhi Ihya Ulumiddin, jilid VIII, halaman 27:
وَالتَّقْوَى... لِأَنَّهَا أَسَاسُ كُلِّ خَيْرٍ وَالسَّبَبُ لِسَعَادَةِ الدَّارَيْنِ
Artinya, “Dan takwa... karena sesungguhnya ia adalah fondasi dari segala kebaikan dan sebab kebahagiaan di dunia dan akhirat.”
Dan perlu kita ingat kembali bahwa semua kebajikan yang kita lakukan, baik yang bernilai kecil dan cenderung dianggap sepele, hingga perbuatan besar dan membutuhkan pengorbanan, semuanya akan dilipatgandakan pahalanya oleh Allah SWT pada bulan Ramadhan yang mulia ini. Hal ini sebagaimana ditegaskan dalam salah satu hadits, Rasulullah SAW bersabda:
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!