KHUTBAH JUMAT | Islam dan Budaya
Ma’asyiral muslimin rahimakumullah, Salah satu yang diproduksi oleh akal adalah budaya. Kebudayaan adalah hasil dari penciptaan akal budi manusia. Dari sini kita harus memahami, bahwa budaya ini bisa benar dan bisa salah. Bisa baik dan bisa buruk.
Kata pepatah, “Taka da gading yang tak retak.” Karena itu, Islam datang ke dunia ini bukan untuk menghancurkan budaya. Islam diturunkan ke bumi ini bukan untuk menghapus budaya.
Akan tetapi Islam datang untuk membimbing budaya agar dia menjadi budaya yang beradab. Budaya yang berkemajuan. Dan menuju budaya yang mengangkat derajat kemanusiaan.
Oleh karena itu, di dalam Islam, budaya itu dibagi menjadi dua. Pertama: kebudayaan yang tidak bertentangan dengan ajaran Islam. Kedua: kebudayaan yang bertentangan dengan ajaran Islam.
Pertama: kebudayaan yang tidak bertentangan dengan ajaran Islam. Bahkan budaya ini sejalan dengan ajaran Islam. seperti, di nusantara ini ada namanya budaya gotong royong atau kerja bakti. Budaya ini tidak bertentangan dengan ajaran Islam.
Kemudian, di antara budaya orang timur adalah budaya tata krama. Atau dalam sebutan Jawa unggah-ungguh. Atau dengan bahasa nasionalnya sopan santun. Ini budaya yang tidak bertentangan dengan ajaran Islam.
Tentang gotong royong, Allah sempurnakan budaya ini dengan firman-Nya,
ﻭَﺗَﻌَﺎﻭَﻧُﻮﺍ۟ ﻋَﻠَﻰ ﭐﻟْﺒِﺮِّ ﻭَﭐﻟﺘَّﻘْﻮَﻯٰ ﻭَﻟَﺎ ﺗَﻌَﺎﻭَﻧُﻮﺍ۟ ﻋَﻠَﻰ ﭐﻟْﺈِﺛْﻢِ ﻭَﭐﻟْﻌُﺪْﻭَٰﻥ
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!