Ketua MWA UNS: Memilih Calon Pemimpin Jangan Berdasarkan Selera Pribadi
Dia berharap, di forum penyampaian rencana dan strategi yang digelar MWA di depan para panelis yang mewakili unsur senat akademik, dewan profesor, pimpinan universitas, tenaga kependidikan, organisasi mahasiswa dan tokoh masyarakat, menjadi wahana mengkomunikasikan niat baik dan komitmen para calon kepada pemangku kepentingan tentang rancang bangun masa depan menuju UNS yang mendunia dan sarat prestasi.
Dalam pemaparan tentang rencana dan strateginya, ketiga calon lebih banyak mengulang materi visi misi yang disampaikan di depan rapat terbuka yang digelar MWA. Namun dalam pendalaman materi, sejumlah panelis melontarkan pertanyaan kritis, di antaranya mahasiswa yang melihat masih banyak permasalahan di internal yang belum selesai dalam menuju world class university.
"Kita khawatir target menuju world class university akan menambah permasalahan. Karena masih ada masalah UKT, sarana prasarana, dan bahkan spidol untuk perkuliahan banyak yang macet," kata juru bicara mahasiswa.
Panelis lain mengungkapkan, masalah dana untuk membiayai target world class university jangan membebani mahasiswa. Masalah lainnya adalah kendala dalam riset dan penulisan jurnal internasional.
Wakil ketua MWA, Prof. Hasan Fauzi, seusai rapat terbuka menjelaskan kepada wartawan, setelah pemaparan rencana dan strategi para calon, prosesnya akan dilanjutkan dengan pemilihan tahap akhir untuk menentukan calon rektor terpilih, pada 11 November 2022.
"Dalam pemilihan yang dilakukan MWA nanti ada 2 opsi. Ketiga calon melakukan musyawarah untuk mencapai mufakat. Kemudian hasilnya dimintakan persetujuan ke MWA. Kalau ketiga calon tidak mencapai mufakat, pemilihan akan dilaksanakan melalui mekanisme voting di MWA beserta Mendikbud Ristek," tuturnya. @tok
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!