1.356 Knalpot Brong Hasil Razia di Majalengka Bakal Disulap Jadi Monumen Maung 25 Aug 2026 Polri Salurkan Logistik dan Oksigen untuk Penanganan Karhutla 25 Aug 2026 Chelsea Menang 3-2 atas Fulham dalam Drama Lima Gol 25 Aug 2026 Uzbekistan Bidik Pusat Keuangan Digital Asia Tengah 25 Aug 2026 Kemenhut Sanksi 6 Perusahaan akibat Karhutla Berulang di Kalimantan 25 Aug 2026 Harga Emas Antam Hari Ini Rp2,768 Juta per Gram 25 Aug 2026 Daftar Harga BBM Pertamina Hari Ini 25 Agustus 2026 25 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Selasa 25 Agustus 2026 25 Aug 2026 Peringati Hari Pramuka ke-65, KDS Perkuat Semangat Pengabdian Generasi Muda 25 Aug 2026 122 Ribu Liter Air Bersih Disalurkan ke Warga Terdampak Kekeringan di Sukabumi 25 Aug 2026 1.356 Knalpot Brong Hasil Razia di Majalengka Bakal Disulap Jadi Monumen Maung 25 Aug 2026 Polri Salurkan Logistik dan Oksigen untuk Penanganan Karhutla 25 Aug 2026 Chelsea Menang 3-2 atas Fulham dalam Drama Lima Gol 25 Aug 2026 Uzbekistan Bidik Pusat Keuangan Digital Asia Tengah 25 Aug 2026 Kemenhut Sanksi 6 Perusahaan akibat Karhutla Berulang di Kalimantan 25 Aug 2026 Harga Emas Antam Hari Ini Rp2,768 Juta per Gram 25 Aug 2026 Daftar Harga BBM Pertamina Hari Ini 25 Agustus 2026 25 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Selasa 25 Agustus 2026 25 Aug 2026 Peringati Hari Pramuka ke-65, KDS Perkuat Semangat Pengabdian Generasi Muda 25 Aug 2026 122 Ribu Liter Air Bersih Disalurkan ke Warga Terdampak Kekeringan di Sukabumi 25 Aug 2026

Kekeringan Landa Tasikmalaya, 850 KK Terdampak Krisis Air

Desi Rossilawati
Kamis, 2 Juli 2026 | 15:57 WIB
Bagikan
Kekeringan Landa Tasikmalaya, 850 KK Terdampak Krisis Air

Ilustrasi./visi.news/ist.

VISI.NEWS - Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, mulai terdampak kekeringan pada awal musim kemarau 2026. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan bahwa fenomena kekeringan mulai meluas di sejumlah wilayah Indonesia, termasuk Desa Pedangkamulyan, Kecamatan Bojonggambir, yang mengalami dampak cukup signifikan.

Hasil kaji cepat tim di lapangan menunjukkan bahwa penurunan volume sumber air telah memicu krisis air bersih yang berdampak langsung pada aktivitas domestik masyarakat. Kondisi ini membuat ratusan warga kesulitan memenuhi kebutuhan air untuk kebutuhan sehari-hari.

Pusat Pengendalian Operasi BNPB mencatat sedikitnya 850 kepala keluarga (KK) di Desa Pedangkamulyan mengalami kesulitan mendapatkan akses air bersih untuk kebutuhan sehari-hari. Situasi tersebut terjadi akibat menyusutnya sumber air yang selama ini menjadi andalan warga, sehingga berdampak pada kebutuhan rumah tangga dan berpotensi memengaruhi kesehatan masyarakat jika tidak segera ditangani.

Menanggapi kondisi tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tasikmalaya telah mengerahkan tim reaksi cepat ke lokasi terdampak. Selain itu, distribusi air bersih dilakukan secara berkala sejak Rabu (1/7/2026) untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat selama masa krisis berlangsung.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menjelaskan bahwa pemerintah daerah telah menetapkan status siaga darurat untuk memperkuat penanganan di lapangan. Ia menyampaikan bahwa kebijakan tersebut diambil sebagai respons atas meningkatnya kejadian kekeringan di wilayah Jawa Barat.

"Dampak kekeringan ini telah mendapat atensi dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang merespons dengan menetapkan status Siaga Darurat bencana kekeringan dan karhutla di wilayah Jawa Barat," kata Abdul Muhari dalam keterangannya dikutip, Kamis (2/7/2026).

Status siaga darurat tersebut mulai diberlakukan sejak 1 Juli 2026 dan menjadi dasar bagi pemerintah daerah untuk mengoptimalkan pengerahan sumber daya dalam penanganan kekeringan.

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.