Mediasi Qatar Picu Harapan Redanya Ketegangan AS-Iran 5 Aug 2026 Febrie Adriansyah Ajukan Dua Gugatan Praperadilan atas Status Tersangka 5 Aug 2026 Rakornas Dukcapil Perkuat Sinergi Layanan Administrasi Kependudukan Nasional 5 Aug 2026 Resmi Dibuka! Link 'War Tiket' Upacara HUT ke-81 RI di Istana 5 Aug 2026 PIHPS: Cabai Rawit Merah Rp45.150, Telur Ayam Rp24.000 per Kg 5 Aug 2026 Harga Emas Antam Turun Rp4.000, Kini Rp2.599.000 per Gram 5 Aug 2026 Disporaparbud Jember Koordinasi dengan BPCB Jatim Amankan Situs Gumuk Lesung dari Kerusakan 5 Aug 2026 Identitas Perempuan Tersambar KA Pangrango di Sukabumi Belum Terungkap 5 Aug 2026 Disdik Sukabumi Sebut Ijazah Korban Kebakaran Kasepuhan Ciptamulya Masih Didata 5 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Rabu 5 Agustus 2026 5 Aug 2026 Mediasi Qatar Picu Harapan Redanya Ketegangan AS-Iran 5 Aug 2026 Febrie Adriansyah Ajukan Dua Gugatan Praperadilan atas Status Tersangka 5 Aug 2026 Rakornas Dukcapil Perkuat Sinergi Layanan Administrasi Kependudukan Nasional 5 Aug 2026 Resmi Dibuka! Link 'War Tiket' Upacara HUT ke-81 RI di Istana 5 Aug 2026 PIHPS: Cabai Rawit Merah Rp45.150, Telur Ayam Rp24.000 per Kg 5 Aug 2026 Harga Emas Antam Turun Rp4.000, Kini Rp2.599.000 per Gram 5 Aug 2026 Disporaparbud Jember Koordinasi dengan BPCB Jatim Amankan Situs Gumuk Lesung dari Kerusakan 5 Aug 2026 Identitas Perempuan Tersambar KA Pangrango di Sukabumi Belum Terungkap 5 Aug 2026 Disdik Sukabumi Sebut Ijazah Korban Kebakaran Kasepuhan Ciptamulya Masih Didata 5 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Rabu 5 Agustus 2026 5 Aug 2026

Keberagamaan di Indonesia Hadapi Tantangan Paham Berlebihan Lampaui Batas

ED
Kamis, 8 Desember 2022 | 05:03 WIB
Bagikan
Keberagamaan di Indonesia Hadapi Tantangan Paham Berlebihan Lampaui Batas

VISI.NEWS | SOLO - Mantan Menteri Agama Kabinet Indonesia Kerja periode 2014-2019, Lukman Hakim Saifuddin, menyatakan, nilai-nilai agama telah menyatu dalam diri bangsa Indonesia. Sehingga tidak ada urusan apa pun di bangsa Indonesia yang tidak terkait dengan keberagamaan, termasuk dalam kebudayaan dan kesenian.

"Nilai agama tidak hanya menjadi landasan titik pijak bangsa Indonesia, tetapi agama merupakan orientasi ke mana arah bangsa tertuju. Agama begitu vital keterkaitannya dengan kebangsaan, kebudayaan, berkesenian, dan sebagainya," ujarnya, ketika berbicara sebagai keynote speaker Seminar Nasional "Isu Kebangsaan dan Moderasi Keberagamaan" di Institut Seni Indonesia,(ISI) Surakarta, Rabu (7/12/2022).

Lukman Hakim mengingatkan, keragaman dan heterogenitas bangsa Indonesia, termasuk religiusitas dan spritualitas dalam keberagamaan, sangat khas dan tidak tertandingi di dunia.

Realitas religiusitas bangsa Indonesia yang beragam dan majemuk itu, menghadapi tantangan besar di semua sektor kehidupan, yaitu berupa pemahaman ajaran agama yang dianut warga bangsa.

"Agama yang berasal dari yang Maha Benar, menghadapi persoalan serius dalam mengamalkannya. Di bangsa Indonesia yang beragam dan berbeda-beda cara pandangnya, paradigmanya, ekosistem lingkungan strategisnya dan sebagainya, yang tak terhindarkan adalah sebagian warga bangsa ada yang bisa melahirkan paham keagamaan secara berlebihan dan melampaui batas atau sering disebut ekstrem," jelasnya.

Dalam kaitan itu, menurut mantan Menteri Agama yang gencar menyuarakan moderasi keberagamaan, yang dimoderasi bukan agamanya tetapi dalam praktik beragama yang berlebihan melampaui batas tersebut.

Dia menegaskan, melalui moderasi keberagamaan yang tidak ekstrem menjadikan agama sesuai kebutuhan manusia.

Menyinggung cara memoderasi keberagamaan, sambung Lukman Hakim, yang diperlukan adalah cara pandang dan praktik beragama agar tidak melampaui batas.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.