Kang DS Dorong Percepatan Pengembangan Usaha KMP di Kabupaten Bandung
Ia mengatakan lahirnya KMP ini bersamaan dengan MBG (Makan Bergizi Gratis), karena bagaimana untuk bisa memberikan supporting terhadap program MBG tersebut.
"Saya hitung untuk kebutuhan MBG, bahan pokonya saja tidak kurang dari Rp3,4 triliun di Kabupaten Bandung per tahun. Sasarannya hampir 1,253 juta jiwa. Setelah dihitung anggaran yang akan turun ke Kabupaten Bandung Rp5,4 triliun per tahun," ujarnya.
Untuk itu, Bupati berharap KMP untuk mempersiapkan kebutuhan MBG di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). KMP juga bisa menjadi supplier atau penyedia kebutuhan pupuk bagi para petani.
Ia berharap KMP lebih baik memanfaatkan potensi yang ada di anggota koperasi, sebelum pinjam ke bank. Untuk itu, pemerintah harus hadir untuk memberikan solusi.
"Koperasi sebagai ekosistem yang mengatur roda ekonomi di desa masing-masing. Nah inilah harus ditangkap peluang oleh teman-teman para kepala desa," katanya.
Kang DS mengatakan bahwa di desa masing-masing punya komoditas unggulan, sehingga KMP yang ada di desa masing-masing bisa bekerja sama dengan KMP lainnya.
"Misalnya dalam pengadaan beras, bisa bekerjasama dengan KMP yang memiliki beras. Untuk itu, catat potensi yang ada di masing-masing desa. Nantinya, KMP bisa bekerjasama dengan SPPG di tempat masing-masing, setelah nantinya akan dibuat melalui Instruksi Bupati," ujarnya.
Kang DS pun mengajak kepada banyak pihak untuk sama-sama melakukan berbagai inovasi dalam rangka mensejahterakan masyarakat Kabupaten Bandung. @kos
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!