Baznas Beri Beasiswa untuk 1.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT 26 Aug 2026 Ribuan ASN Dikerahkan Bersihkan Sisa Kebakaran Rumah Adat Sade 26 Aug 2026 Muktamar ke-35 NU Digelar di Jombang, Ini Jadwal Lengkapnya 26 Aug 2026 Soroti Risiko Pembiayaan Koperasi Merah Putih, Ida Nurlaela Minta Dana Desa Tak Jadi Penutup Gagal Bayar 26 Aug 2026 Kecam Pernyataan Budi Arie, Demokrat: Jangan Sampai Menimbulkan Aroma Manuver 26 Aug 2026 Green Canyon Pangandaran Diproyeksikan Jadi Destinasi Dunia 26 Aug 2026 Rekening AMPB Diblokir, Firnando: Pentingnya Klarifikasi Menyeluruh Pihak Terkait 26 Aug 2026 Masuk Desil 9 dan 10, Benarkah Tak Bisa Beli Pertalite? 26 Aug 2026 Jersey Baru Persib Diserbu Bobotoh, Pesanan Tembus 2.000 26 Aug 2026 Korban Tewas TPA Runtuh di Guinea Bertambah Jadi 34 26 Aug 2026 Baznas Beri Beasiswa untuk 1.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT 26 Aug 2026 Ribuan ASN Dikerahkan Bersihkan Sisa Kebakaran Rumah Adat Sade 26 Aug 2026 Muktamar ke-35 NU Digelar di Jombang, Ini Jadwal Lengkapnya 26 Aug 2026 Soroti Risiko Pembiayaan Koperasi Merah Putih, Ida Nurlaela Minta Dana Desa Tak Jadi Penutup Gagal Bayar 26 Aug 2026 Kecam Pernyataan Budi Arie, Demokrat: Jangan Sampai Menimbulkan Aroma Manuver 26 Aug 2026 Green Canyon Pangandaran Diproyeksikan Jadi Destinasi Dunia 26 Aug 2026 Rekening AMPB Diblokir, Firnando: Pentingnya Klarifikasi Menyeluruh Pihak Terkait 26 Aug 2026 Masuk Desil 9 dan 10, Benarkah Tak Bisa Beli Pertalite? 26 Aug 2026 Jersey Baru Persib Diserbu Bobotoh, Pesanan Tembus 2.000 26 Aug 2026 Korban Tewas TPA Runtuh di Guinea Bertambah Jadi 34 26 Aug 2026

Kang DS Dorong Percepatan Pengembangan Usaha KMP di Kabupaten Bandung

Desi Rossilawati
Kamis, 9 Oktober 2025 | 23:14 WIB
Bagikan
Kang DS Dorong Percepatan Pengembangan Usaha KMP di Kabupaten Bandung

"Sejak awal saya menyampaikan bahwa dalam menentukan kepengurusan Koperasi Merah Putih jangan karena saudara, karena keluarga, karena tim sukses. Tapi saya lebih mengharapkan yang ditunjuk sebagai Ketua KDMP maupun Ketua KKMP ini betul-betul profesional. Karena apa, keberhasilan dan ketidakberhasilan KMP berdampak terhadap pembangunan di desa masing-masing," katanya.

Bupati Kang DS menegaskan kalau kepengurusan KMP ini berhasil dalam tata kelola dan lain sebagainya, maka akan mendapatkan dua manfaat. Pertama, anggaran dana desa dari pemerintah pusat tetap akan dilaksanakan dalam kontek pembangunan.

Kedua, desa akan mendapatkan tambahan pendapatan yaitu melalui APBDes desa masing-masing. Tapi sebaliknya kalau pengelolaan tidak selesai dan tidak mampu, maka dampaknya adalah minimal 30 persen anggaran ditahan dan langsung diambil oleh Bank Himbara.

"Pertanyaannya, apakah KMP akan pinjam ke bank dulu atau usaha dulu? Saya yakin di tiap desa punya potensi dan punya kantor. Dan manfaatkan bangunan yang ada. Bukan masalah tempatnya, tetapi yang saya harapkan pengurusnya betul-betul paham tentang koperasi," katanya.

Bupati Bedas menekankan bahwa pengurus KMP jadi garda terdepan dalam perputaran ekonomi. Untuk itu, katanya, koperasi sukses ada proses dan tahapan yang harus dilalui.

"Makanya saya hadir di tengah-tengah pengurus KMP dan para kepala desa," ujarnya sambil mensosialisasikan Inpres No 9 tahun 2025 tentang Percepatan Pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih se-Indonesia.

Dikatakannya, KMP ini lahir karena keinginan Presiden dalam kontek perekonomian ingin merata. Jiwa sosialis Presiden sudah mulai nampak.

"Jadi jangan dikuasai ekonomi oleh kelompok oportunis. Maka ingin dikuasai ekonomi ini oleh rakyat Indonesia," ujarnya.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.