KAJIAN | Problematika Wudhu Menggunakan Spray Bisa Tak Sah Secara Ijma'
Apakah ada praktek bisa sah wudhu dengan spray? Ada. Ketika airnya mengalir ke semua anggota yang dibasuh. Misalnya muka, maka airnya mengalir ke seluruh muka. Mengalir dari kening paling atas, batas tumbuhnya rambut kepala, sampai dagu. Dan dari telinga satu ke telinga lain. Bukan hanya mengalir di satu, dua titik saja. Tangan, maka airnya mengalir ke seluruh tangan dari ujung jari sampai siku. Kaki juga sama.
Mengalirnya bisa dengan mengalir sendiri maupun dengan diratakan pakai tangan. Dan mengalir ini tidak harus banyak, dan tidak harus sampai menetes banyak. Yang penting setelah dibasuhkan.. minimal ada satu air yang menetes, ini sudah cukup dikatakan mengalir. Dan kalau tidak mengalir sama sekali, maka tidak sah.
Salah satu faktor yang membuat was-was adalah belajar Ilmu fiqih setengah-setengah.
Sampai ada orang yang memaknai mengalirnya air dalam wudhu sama dengan pembahasan mengalir air yang kurang dari dua qullah dalam mensucikan najis, dalam arti harus disiramkan dari atas. Jadinya kayak mandi. (Buang-buang air banyak).
Padahal yang penting dalam wudhu hanya air itu ada bulirnya, dan selama air itu masih di anggota yang dibasuh, boleh juga diratakan.
Tahukah kadar air yang digunakan Rasulullah untuk wudhu? Beliau menggunakan air Cuma sekitar 1 botol minuman tanggung 600-an ml atau lebih sedikit, bukan botol yang besar.
إِنَّ الْمُبَذِّرِينَ كَانُوا إِخْوَانَ الشَّيَاطِينِ
“Sesungguhnya Orang boros itu sodaranya syetan."
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!