KAJIAN | Memahami Bid'ah

ED
Selasa, 28 Januari 2025 | 04:13 WIB
Bagikan
KAJIAN | Memahami Bid'ah

"Dan perkara yang terburuk adalah pembaruan-pembaruannya dan setiap bid'ah adalah sesat, dan setiap bid'ah di dalam neraka," ungkapan Nabi SAW. "Dan setiap bid'ah adalah kesesatan, " merupakan dasar agama yang urgensi dan universal, mencangkup segala bentuk pembaruan dalam agama, mencangkup segala bentuk pembaruan dalam Agama.

Namun perlu dipahami bahwa Nabi Muhammad SAW adalah penyampai syari'at dari Allah SWT, sehingga ungkapannya merupakan ungkapan syara'.

Oleh karena itu bid'ah yang divonis sesat dan diancam neraka harus dipahami pula dengan pemahaman syara' .

Sebagaimana kita ketahui secara bahasa bid'ah adalah setiap pembaruan, begitupula kita pahami bahwa pembaruan dalam agama yang terlarang adalah pembaruan yang diklaim sebagai bagian dari agama tanpa dalil yang melegalkannya.mengapa bisa demikian? Tidak lain adalah sebab keumuman atau universitasnya, maka hadits كل بدعة ضلالة tertakhshih (terbatasi ) dengan hadits populer

من أحدث في أمرنا هذا ماليس منه فهو رد.

"Siapa saja yang membuat pembaruan dalam agamaku ini dengan hal yang bukan darinya maka ia tertolak (HR Bukhari dan Muslim).

Pembatas antara bid'ah dan tidak adalah kata :

في أمرنا هذا ماليس منه

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.