Indonesia Perkuat Keterampilan dan Perlindungan Pekerja Hadapi Perubahan Dunia Kerja 25 Aug 2026 Bantu Padamkan Karhutla, Ilmuwan RI Temukan Pemadam Api dari Singkong 25 Aug 2026 1.356 Knalpot Brong Hasil Razia di Majalengka Bakal Disulap Jadi Monumen Maung 25 Aug 2026 Polri Salurkan Logistik dan Oksigen untuk Penanganan Karhutla 25 Aug 2026 Chelsea Menang 3-2 atas Fulham dalam Drama Lima Gol 25 Aug 2026 Uzbekistan Bidik Pusat Keuangan Digital Asia Tengah 25 Aug 2026 Kemenhut Sanksi 6 Perusahaan akibat Karhutla Berulang di Kalimantan 25 Aug 2026 Harga Emas Antam Hari Ini Rp2,768 Juta per Gram 25 Aug 2026 Daftar Harga BBM Pertamina Hari Ini 25 Agustus 2026 25 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Selasa 25 Agustus 2026 25 Aug 2026 Indonesia Perkuat Keterampilan dan Perlindungan Pekerja Hadapi Perubahan Dunia Kerja 25 Aug 2026 Bantu Padamkan Karhutla, Ilmuwan RI Temukan Pemadam Api dari Singkong 25 Aug 2026 1.356 Knalpot Brong Hasil Razia di Majalengka Bakal Disulap Jadi Monumen Maung 25 Aug 2026 Polri Salurkan Logistik dan Oksigen untuk Penanganan Karhutla 25 Aug 2026 Chelsea Menang 3-2 atas Fulham dalam Drama Lima Gol 25 Aug 2026 Uzbekistan Bidik Pusat Keuangan Digital Asia Tengah 25 Aug 2026 Kemenhut Sanksi 6 Perusahaan akibat Karhutla Berulang di Kalimantan 25 Aug 2026 Harga Emas Antam Hari Ini Rp2,768 Juta per Gram 25 Aug 2026 Daftar Harga BBM Pertamina Hari Ini 25 Agustus 2026 25 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Selasa 25 Agustus 2026 25 Aug 2026

Jelang Muktamar NU, Diskusi Pesantren Hasilkan Sembilan Seruan Moral

Desi Rossilawati
Kamis, 9 Juli 2026 | 10:42 WIB
Bagikan
Jelang Muktamar NU, Diskusi Pesantren Hasilkan Sembilan Seruan Moral

Suasana diskusi forum 'Jagongan Jelang Muktamar NU' di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Al Hamid, Ganjaran, Gondanglegi, Kabupaten Malang, Rabu (8/7/2026) malam./visi.news/ist.

Sementara itu, KH Abdullah Sam berharap pesantren tetap menjaga tradisi yang selama ini diwariskan, termasuk tradisi ruhani.

”Kita dijaga oleh wirid-wirid para kiai, santri dan jama’ah di kampung-kampung, tidak ada rasa khawatir sama sekali karena Allah SWT akan menjaga kita,” katanya.

Menurutnya, pesantren memiliki peran strategis dalam perjalanan bangsa, termasuk saat masa perjuangan kemerdekaan ketika para putra kiai berkoordinasi melawan penjajahan.

Ia juga berharap Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) tetap menjadi lembaga yang independen dan tidak berada di bawah pengaruh pihak eksternal, termasuk pemerintah.

”Misa calon ketua umum jangan minta restu kepada tukang sirkus, ya kalau tukang sirkus itu ngasih makan, nanti kan mau gak mau mengendalikan si tulang sirkus tersebut,” katanya memberi analogi.

Dalam kesempatan yang sama, M Yasin Arief menilai pesantren perlu membangun narasi positif di tengah sorotan yang belakangan muncul terhadap citra pesantren. Menurutnya, penguatan kapasitas santri juga perlu diarahkan pada perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

“Menurut saya ada tiga yang penting untuk di dalami di pesantren, yakni teknologi, sains dan cara berpikir,” pungkasnya.

Irham Thoriq juga menyoroti pentingnya kesiapan pesantren menghadapi perubahan sosial menuju era industri. Menurutnya, pesantren perlu membekali santri dengan keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan zaman.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.