Persib Jadikan Piala Presiden 2026 Ajang Persiapan Musim Baru 9 Jul 2026 Iran Serang Pangkalan AS di Teluk, Sirene Udara Aktif di Kuwait dan Bahrain 9 Jul 2026 Laba Naik, BBCA Tetap Jadi Sasaran Utama Aksi Jual Investor Asing 9 Jul 2026 Presiden Prabowo Resmikan Biodiesel B50 di Cikampek 9 Jul 2026 Enam Kelompok Ini Diusulkan Dapat Kartu Transportasi Gratis Jakarta 9 Jul 2026 Jabar Tawarkan Enam Proyek Strategis kepada Investor Malaysia 9 Jul 2026 Tiga Pekerja Tewas Diduga Keracunan Gas di Gorong-Gorong Cipayung 9 Jul 2026 11 Pemain Maung Bandung Bela Timnas, Begini Respons Pelatih 9 Jul 2026 Deschamps Percaya Wasit Jaga Keadilan Prancis Kontra Maroko 9 Jul 2026 38 Persen Jalan Kabupaten Sukabumi Perlu Penanganan, Kerusakan Berat Mendominasi 9 Jul 2026 Persib Jadikan Piala Presiden 2026 Ajang Persiapan Musim Baru 9 Jul 2026 Iran Serang Pangkalan AS di Teluk, Sirene Udara Aktif di Kuwait dan Bahrain 9 Jul 2026 Laba Naik, BBCA Tetap Jadi Sasaran Utama Aksi Jual Investor Asing 9 Jul 2026 Presiden Prabowo Resmikan Biodiesel B50 di Cikampek 9 Jul 2026 Enam Kelompok Ini Diusulkan Dapat Kartu Transportasi Gratis Jakarta 9 Jul 2026 Jabar Tawarkan Enam Proyek Strategis kepada Investor Malaysia 9 Jul 2026 Tiga Pekerja Tewas Diduga Keracunan Gas di Gorong-Gorong Cipayung 9 Jul 2026 11 Pemain Maung Bandung Bela Timnas, Begini Respons Pelatih 9 Jul 2026 Deschamps Percaya Wasit Jaga Keadilan Prancis Kontra Maroko 9 Jul 2026 38 Persen Jalan Kabupaten Sukabumi Perlu Penanganan, Kerusakan Berat Mendominasi 9 Jul 2026

38 Persen Jalan Kabupaten Sukabumi Perlu Penanganan, Kerusakan Berat Mendominasi

Desi Rossilawati Andri Somantri
Kamis, 9 Juli 2026 | 13:56 WIB
Bagikan
38 Persen Jalan Kabupaten Sukabumi Perlu Penanganan, Kerusakan Berat Mendominasi

Kerusakan jalan kabupaten yang menghubungkan wilayah Parungkuda dengan Parakansalak, Kabupaten Sukabumi./visi.news/Andri.

VISI.NEWS – Tingkat kemantapan jalan di Kabupaten Sukabumi hingga pertengahan 2026 mencapai 62 persen dari total panjang jalan yang mencapai 1.347,5 kilometer. Sehingga terdapat 38 persen jalan yang memerlukan penanganan dengan beragam kategori kerusakan.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Sukabumi, Uus Firdaus, mengatakan pemerintah daerah terus berupaya meningkatkan kemantapan jalan meski dihadapkan pada keterbatasan anggaran. Menurutnya, setiap peningkatan satu persen kemantapan jalan membutuhkan biaya sekitar Rp350 miliar. 

"Posisi [kemantapan jalan] 62 persen. Fiskal kita terbatas, setiap peningkatan satu persen kemantapan jalan, kita butuh kurang lebih Rp 350 miliar,” ujar Uus.

Lebih lanjut Uus menyatakan dalam RPJMD terdapat target peningkatan kemantapan jalan. Namun target RPJMD berada dibawah RPJMN yang mencapai 66 persen. Kondisi tersebut membuat pemerintah daerah tidak dapat mengejar target peningkatan kemantapan jalan, apabila hanya mengandalkan APBD.

Maka dari itu, Pemkab Sukabumi terus mengupayakan dukungan peningkatan kemantapan jalan dari pemerintah pusat. Upaya itu dilakukan melalui komunikasi dengan Bappenas, Komisi V DPR RI, serta Kementerian Pekerjaan Umum.

Kepada pemerintah pusat, kata Uus, Pemkab menyampaikan Kabupaten Sukabumi memiliki panjang jalan kabupaten mencapai sekitar 1.347,5 kilometer, atau menjadi jalan kabupaten yang terpanjang di Jawa Barat

“Kita yakinkan bahwa Kabupaten Sukabumi dengan panjang jalan kabupaten 1.347,5 kilometer adalah jalan kabupaten yang terpanjang di Jawa Barat. Karena terpanjang di Jawa Barat, tingkat kerusakannya nomor satu di Jawa Barat, sehingga butuh turun tangan dari pemerintah pusat, pemerintah provinsi,” ujarnya.

Ia menambahkan, melalui program Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah, sejumlah ruas jalan di Kabupaten Sukabumi telah masuk dalam daftar penanganan tahun 2026.

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.