IRGC Iran Serang Pangkalan Militer AS di Yordania
Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) melancarkan serangkaian serangan rudal "dahsyat" terhadap pasukan Amerika Serikat yang ditempatkan di pangkalan Al Azraq, Yordania, Rabu (9/9/2026)./visi.news/afp photo.
VISI.NEWS - Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) melancarkan serangkaian serangan rudal terhadap pasukan Amerika Serikat yang ditempatkan di Pangkalan Al Azraq, Yordania, Rabu (9/9/2026).
Serangan tersebut menjadi perkembangan terbaru di tengah kembali memanasnya konflik Iran dan Amerika Serikat. Situasi berlangsung ketika gencatan senjata dan upaya perundingan kedua pihak mengalami kebuntuan.
IRGC menyebut serangan itu menghantam sejumlah fasilitas yang berkaitan dengan operasional pesawat tempur Amerika Serikat.
"Dalam operasi yang bertujuan menghukum pihak agresor ini, sejumlah besar rudal balistik berbahan bakar padat dan cair menghantam lokasi pemeliharaan, persiapan, dan penempatan pesawat tempur F-35, F-16, dan F-15, serta hangar mereka, sehingga menimbulkan kerusakan parah pada musuh," kata IRGC dalam pernyataan yang dikutip kantor berita semi-resmi Tasnim.
Media Iran, baik resmi maupun semi-resmi, melaporkan sejumlah rudal ditembakkan ke pangkalan Amerika Serikat di Yordania sejak Selasa malam hingga Rabu dini hari.
Dikutip dari Al Jazeera, berbagai jenis rudal dilaporkan terlihat melintas di wilayah perbatasan Yordania-Suriah.
Yordania Cegat Rudal Iran
Pihak Yordania menyatakan sedikitnya delapan rudal Iran berhasil dicegat oleh sistem pertahanan udara negaranya.
Rudal-rudal tersebut dicegat di atas wilayah Amman dan sejumlah kota lainnya di Yordania.
Rekaman yang beredar menunjukkan rentetan serangan tersebut kemungkinan menjadi salah satu serangan paling intens sejauh ini. Jumlah rudal yang diluncurkan Iran disebut mencapai angka tertinggi sebagai respons terhadap serangan Amerika Serikat dalam beberapa hari terakhir.
Serangan terhadap pangkalan AS di Yordania tersebut terjadi tidak lama setelah Amerika Serikat mengklaim menghancurkan lima kapal tanker Iran dalam serangan terbaru.
AS Hancurkan Lima Kapal Tanker Iran
Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM) mengatakan pihaknya menghancurkan lima kapal tanker minyak mentah Iran setelah IRGC dua kali menargetkan kapal perang Angkatan Laut AS menggunakan rudal balistik dalam dua hari terakhir.
Dalam pernyataan yang dibagikan secara daring, CENTCOM menyebut kapal perang Amerika Serikat berhasil menghindari kedua serangan tersebut dan tetap melanjutkan patroli di perairan kawasan.
CENTCOM juga menyatakan tidak ada personel Amerika Serikat yang terluka dalam dua upaya serangan tersebut.
Sebagai respons, pasukan Amerika Serikat menyerang sejumlah kapal tanker Iran, yakni:
-
M/T Kaviz di Teluk Oman.
-
M/T Charminar di Teluk Oman.
-
M/T Horizon 1 di Teluk Oman.
-
M/T Riesco di Teluk Oman.
-
M/T Derya di dekat Pulau Kharg.
Menurut pernyataan CENTCOM, Iran mengklaim kapal-kapal tanker tersebut merupakan bagian dari "jaringan bayangan bernilai miliaran dolar" yang mendanai IRGC dan kelompok-kelompok proksinya di kawasan.
"Iran tidak memiliki sarana untuk mempertahankan kapal-kapal tersebut," tambahnya.
Serangan serupa sebelumnya terjadi pada 5 September. Saat itu, CENTCOM menyatakan telah menghancurkan tiga kapal tanker Iran setelah IRGC berupaya menargetkan sebuah kapal induk Amerika Serikat dan kapal perusak berpeluru kendali.
Menurut CENTCOM, upaya serangan tersebut gagal.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!