Ilmuwan Jelaskan Alasan Eropa Mengalami Gelombang Panas
Ilustrasi./visi.news/BMKG.
Sebagai langkah mitigasi, para peneliti mendorong investasi pada sistem pendinginan pasif, seperti peningkatan insulasi bangunan, ventilasi yang lebih baik, atap dan dinding hijau, serta penanaman pohon di kawasan perkotaan.
Sementara itu, Carolina Pereira Marghidan dari Red Cross Red Crescent Climate Centre meminta pemerintah di Eropa memperluas cakupan rencana penanganan gelombang panas agar mencakup kelompok rentan, termasuk penderita gangguan kesehatan mental dan ibu hamil.
"Eropa memang memiliki rencana aksi menghadapi gelombang panas, tetapi penelitian juga menunjukkan bahwa terkadang rencana tersebut belum mencakup seluruh kelompok yang mungkin rentan," ujarnya.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!