Ilmuwan Jelaskan Alasan Eropa Mengalami Gelombang Panas

Desi Rossilawati
Rabu, 1 Juli 2026 | 15:48 WIB
Bagikan
Ilmuwan Jelaskan Alasan Eropa Mengalami Gelombang Panas

Ilustrasi./visi.news/BMKG.

Selain suhu yang tinggi, tingkat kelembapan udara juga mencapai level yang belum pernah tercatat sebelumnya. Di banyak kota di Inggris, kelembapan melampaui 50 persen dengan suhu titik embun berada di kisaran 20 derajat Celsius, lebih tinggi dibandingkan gelombang panas pada Juli 2022.

Studi tersebut juga menemukan bahwa nilai wet-bulb globe temperature (WBGT), yaitu indeks yang mengukur kombinasi suhu udara, kelembapan, radiasi panas, dan pergerakan udara, telah memecahkan atau diperkirakan akan memecahkan rekor di hampir separuh kota di Eropa.

Menurut para peneliti, kelembapan yang tinggi meningkatkan risiko kesehatan karena memperlambat proses penguapan keringat sehingga tubuh menjadi lebih sulit mendinginkan diri. Kelompok yang paling rentan meliputi lansia, penderita penyakit kronis, migran, dan tunawisma.

"Apa yang kita lihat dengan sangat jelas adalah betapa tidak meratanya dampak gelombang panas ini dan bagaimana kondisi tersebut menunjukkan ketimpangan yang semakin melebar akibat perubahan iklim," ujar Friederike Otto.

"Karena tentu saja kelompok yang paling rentan adalah mereka yang paling mungkin kehilangan nyawa," tambahnya.

Meski jumlah korban akibat gelombang panas kali ini belum dapat dipastikan, penelitian sebelumnya menunjukkan gelombang panas yang lebih ringan pada Juni dan Juli 2025 menyebabkan sekitar 2.300 kematian di London dan 11 kota lainnya di Eropa.

"Dampak gelombang panas ini terhadap kesehatan kemungkinan akan sangat besar di sebagian besar wilayah Eropa Utara dan Eropa Tengah," kata Keeping.

Para peneliti menegaskan gelombang panas akan semakin sering dan semakin intens apabila emisi bahan bakar fosil tidak segera ditekan secara signifikan. Mereka juga menilai Eropa sebagai benua dengan laju pemanasan tercepat masih belum siap menghadapi kondisi tersebut.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.