IKP Jawa Barat Turun ke 67,19, Kekerasan Jurnalis dan Tekanan Ekonomi Jadi Sorotan
Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku tercatat sebesar Rp2.823 triliun, sedangkan PDRB atas dasar harga konstan mencapai Rp1.669,42 triliun.
Menurut Dewan Pers, kondisi ekonomi daerah dan tekanan struktural dalam industri media menjadi faktor penting yang memengaruhi menurunnya indeks kemerdekaan pers di Jawa Barat.
Dewan Pers Berikan 12 Rekomendasi
Berdasarkan hasil survei, Dewan Pers menyampaikan 12 rekomendasi untuk memperkuat kemerdekaan pers di Jawa Barat.
Rekomendasi tersebut meliputi: memperketat penegakan aturan terhadap perusahaan pers yang belum memenuhi ketentuan legalitas, verifikasi Dewan Pers, serta pemenuhan hak pekerja; meningkatkan pemahaman pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan mengenai fungsi pers dalam demokrasi agar tidak terjadi pembatasan peliputan;
menegakkan secara konsisten Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers guna melindungi jurnalis dari intimidasi, kriminalisasi, dan kekerasan; membangun komitmen bersama antara pemerintah daerah, media, dan masyarakat dalam menjaga kemerdekaan pers melalui kesepahaman bersama; menyediakan perlindungan fisik dan psikologis bagi jurnalis melalui kerja sama dengan lembaga bantuan hukum dan organisasi profesi; meningkatkan kompetensi wartawan secara berkelanjutan, termasuk bagi mereka yang telah memiliki sertifikat Uji Kompetensi Wartawan; memperkuat kewenangan Dewan Pers dalam menindak pelanggaran etika jurnalistik serta memastikan media memenuhi standar profesional; memberdayakan organisasi profesi seperti AJI, PWI, dan IJTI dalam pelatihan, advokasi, serta pendampingan jurnalis; memperluas keterbukaan informasi publik melalui pelayanan informasi yang transparan dan konferensi pers rutin; mengembangkan sistem pengaduan digital terhadap pemberitaan yang dianggap tidak akurat atau tidak berimbang; meningkatkan literasi media masyarakat agar mampu memilah informasi dari sumber yang kredibel; serta memberikan dukungan pendanaan dan teknologi bagi media independen guna memperkuat keberlanjutan industri pers.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!