IKP Jawa Barat Turun ke 67,19, Kekerasan Jurnalis dan Tekanan Ekonomi Jadi Sorotan
Di tengah penurunan skor secara keseluruhan, laporan IKP mencatat beberapa indikator mengalami capaian yang sangat baik.
Indikator Kebebasan Berserikat, Kebebasan Media Alternatif, serta Pendidikan Insan Pers memperoleh skor di atas 80.
Peningkatan tersebut didukung pelaksanaan Uji Kompetensi Wartawan (UKW), program pelatihan dari organisasi profesi, serta berbagai kegiatan peningkatan kapasitas yang diselenggarakan perguruan tinggi.
Program-program tersebut dinilai mampu meningkatkan profesionalisme wartawan di Jawa Barat.
Kondisi Ekonomi Daerah Ikut Berpengaruh
Laporan juga mengaitkan penurunan IKP dengan kondisi ekonomi makro Jawa Barat.
Provinsi dengan jumlah penduduk sekitar 49,9 juta jiwa atau 17,78 persen dari total penduduk Indonesia itu mencatat pertumbuhan ekonomi sebesar 4,95 persen pada 2024, sedikit melambat dibandingkan 5 persen pada 2023.
Sementara itu, Upah Minimum Provinsi (UMP) Jawa Barat tahun 2024 sebesar Rp2.057.495, masih jauh di bawah DKI Jakarta yang mencapai Rp5.067.381.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!