Delapan Dosen UM Bandung Masuk Panitia Festival Al Jabbar 2026
VISI.NEWS – Universitas Muhammadiyah Bandung (UMB) mengirimkan delapan dosennya untuk bergabung dalam jajaran kepanitiaan Festival Al Jabbar 2026, sebuah agenda budaya, seni, dan pemikiran Islam yang akan berlangsung di kawasan Masjid Al Jabbar, Kota Bandung, mulai pertengahan Oktober hingga November 2026.
Keterlibatan para akademisi tersebut diharapkan dapat memperkuat penyelenggaraan festival yang mengusung semangat kolaborasi lintas bidang, mulai dari seni, budaya, pendidikan, hingga pengembangan ekonomi kreatif.
Adapun delapan dosen Universitas Muhammadiyah Bandung yang terlibat dalam kepanitiaan Festival Al Jabbar adalah:
- Dra. S. Ken Atik, M.Ds.
- Dewi Werdayani, S.Pd., M.Pd.
- Ghaida Nasya Putri, S.Ds., M.Ds.
- Fatmawati, S.IP., M.AP.
- Faisal Amien Prawira, S.Sn., M.Ds.
- Dr. Komarudin Kudiya, S.IP., M.Ds.
- Drs. Djalu Djatmiko, M.Ds.
- Sania Sari, S.E., M.M.
Ketua Program Studi Desain Kriya Tekstil dan Fashion Universitas Muhammadiyah Bandung, Dra. S. Ken Atik, M.Ds., menyambut positif ajakan untuk berkolaborasi dalam Festival Al Jabbar. Menurutnya, momentum tersebut menjadi kesempatan strategis untuk memperluas apresiasi masyarakat terhadap karya-karya seni dan budaya, khususnya batik Jawa Barat.
Ia menjelaskan bahwa pameran batik Jawa Barat yang sebelumnya telah direncanakan berlangsung pada Oktober akan dikolaborasikan dengan rangkaian Festival Al Jabbar dan digelar di kawasan Masjid Al Jabbar.
"Ini kolaborasi yang sangat fenomenal. Dengan jumlah pengunjung Masjid Al Jabbar yang dapat mencapai sekitar 160 ribu orang dalam satu bulan, pameran batik Jawa Barat akan memperoleh apresiasi yang lebih luas dari masyarakat pecinta seni yang datang dari berbagai latar belakang," ujar Ken Atik.
Sementara itu, Ketua Pelaksana Festival Al Jabbar, Bambang Melga, mengatakan bahwa festival tersebut dirancang sebagai ruang kolaborasi terbuka bagi berbagai kalangan, termasuk komunitas seni, budaya, akademisi, tokoh agama, pelaku UMKM, perusahaan, hingga pemerhati pemikiran Islam.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!