Persib Bidik Kemenangan Kedua saat Hadapi DPMM FC di Piala Presiden 28 Jul 2026 Pemkab Sukabumi Berangkatkan 43 Penerima Hadiah Umroh Muhibah Ramadan 28 Jul 2026 Mariano Peralta Akhirnya Tiba di Bandung, Disambut Meriah Bobotoh 28 Jul 2026 Disdukcapil Kabupaten Bandung Perkuat Kolaborasi Layanan Adminduk 28 Jul 2026 Duo Hattrick Warnai Kemenangan Timnas Indonesia atas Kamboja 5-1 28 Jul 2026 VISI | RUU Sisdiknas: Doktor Wajib, Kampus Rapuh? 28 Jul 2026 Menteri P2MI Dorong Pekerja Migran Naik Kelas: Isi Industri High Skill 28 Jul 2026 Inter Milan Terdepan Dapatkan Bek Inggris John Stones 28 Jul 2026 Pengawasan Ketenagakerjaan Harus Berbasis Risiko dan Preventif 28 Jul 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Selasa 28 Juli 2026 28 Jul 2026 Persib Bidik Kemenangan Kedua saat Hadapi DPMM FC di Piala Presiden 28 Jul 2026 Pemkab Sukabumi Berangkatkan 43 Penerima Hadiah Umroh Muhibah Ramadan 28 Jul 2026 Mariano Peralta Akhirnya Tiba di Bandung, Disambut Meriah Bobotoh 28 Jul 2026 Disdukcapil Kabupaten Bandung Perkuat Kolaborasi Layanan Adminduk 28 Jul 2026 Duo Hattrick Warnai Kemenangan Timnas Indonesia atas Kamboja 5-1 28 Jul 2026 VISI | RUU Sisdiknas: Doktor Wajib, Kampus Rapuh? 28 Jul 2026 Menteri P2MI Dorong Pekerja Migran Naik Kelas: Isi Industri High Skill 28 Jul 2026 Inter Milan Terdepan Dapatkan Bek Inggris John Stones 28 Jul 2026 Pengawasan Ketenagakerjaan Harus Berbasis Risiko dan Preventif 28 Jul 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Selasa 28 Juli 2026 28 Jul 2026

Disdukcapil Kabupaten Bandung Perkuat Kolaborasi Layanan Adminduk

ED
Selasa, 28 Juli 2026 | 10:20 WIB
Bagikan
Disdukcapil Kabupaten Bandung Perkuat Kolaborasi Layanan Adminduk

VISI.NEWS | KAB. BANDUNG – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bandung menggelar Sosialisasi Perjanjian Kerja Sama (PKS) bertajuk “Memperkuat Kolaborasi untuk Mendekatkan Pelayanan Administrasi Kependudukan kepada Masyarakat” di HARRIS Hotel & Conventions Festival Citylink Bandung, Selasa (28/7/2026).

Kegiatan ini diikuti berbagai pemangku kepentingan, mulai dari instansi pemerintah, rumah sakit, organisasi profesi, organisasi kepemudaan, lembaga keagamaan, hingga unsur penegak hukum. Hadir sebagai narasumber Analis Kebijakan Ahli Muda Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri, Sesario Fernandes, yang memaparkan implementasi kerja sama pemanfaatan data kependudukan dan pelayanan administrasi kependudukan secara terintegrasi.

Kepala Disdukcapil Kabupaten Bandung, Tata Irawan Subandi, mengatakan jumlah penduduk Kabupaten Bandung yang kini mendekati 4 juta jiwa menjadi tantangan tersendiri dalam penyelenggaraan administrasi kependudukan. Menurutnya, pelayanan yang optimal tidak dapat dilakukan oleh Disdukcapil sendiri, melainkan membutuhkan dukungan dan kolaborasi dari berbagai pihak.

“Jumlah penduduk Kabupaten Bandung saat ini telah mendekati 4 juta jiwa. Dengan kondisi tersebut, administrasi kependudukan menjadi persoalan yang sangat krusial. Pelayanan tidak bisa hanya dilakukan oleh Disdukcapil semata, tetapi membutuhkan kolaborasi seluruh pihak agar masyarakat memperoleh pelayanan yang cepat, tepat, dan berkualitas,” ujarnya.

Ia menjelaskan, masih terdapat sejumlah persoalan administrasi kependudukan yang perlu mendapat perhatian bersama, seperti data kelahiran yang belum tercatat, kematian yang belum dilaporkan, perpindahan penduduk, hingga masih ditemukannya Nomor Induk Kependudukan (NIK) ganda.

Menurut Tata, Disdukcapil tidak dapat melakukan perubahan data kependudukan tanpa adanya laporan resmi dari masyarakat maupun instansi terkait. Karena itu, kerja sama lintas sektor menjadi kunci agar setiap perubahan data dapat segera diperbarui dan pelayanan kepada masyarakat semakin akurat.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.