Hubungan Manusia dan Alam Menurut KH Tolchah Hasan
Ketiga, takhalluqiy. Sebagai makhluk yang diberikan wewenang untuk memakmurkan bumi, manusia dituntut untuk memiliki integritas dan moralitas ketika berinteraksi dengan alam. Dengan pandangan ini, manusia sudah tidak butuh dalil legal formal dan perintah apapun yang mendorongnya untuk melestarikan alam.
Akan tetapi, ia sudah menjadi sikap dan karakter yang terbentuk dalam diri seseorang dalam kehidupan sehari-hari. (ed. Marzuki Wahid, Fikih Energi Terbarukan, , hal. 67-70)
Ala kulli hal, manusia dan bumi adalah dua entitas yang memiliki kedudukan yang sama sebagai ciptaan Allah. Karenanya, kita dituntut untuk memposisikan alam sebagai mitra dalam menjalani hidup dalam kapasitas sebagai makhluk dan hamba Allah. Wallahu a’lam. @desi
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!