Hubungan Manusia dan Alam Menurut KH Tolchah Hasan
Selain sebagai tempat tinggal yang menyediakan berbagai kebutuhan hidup, Allah Swt. juga menjadikan alam semesta sebagai sarana pembelajaran dan perenungan bagi manusia. Inilah yang disebut konsesi i’tibar, yaitu dorongan bagi manusia untuk merenungi alam sebagai tanda-tanda kebesaran Allah.
Tujuan utama dari konsesi ini adalah agar manusia menyadari dan meyakini keberadaan Allah sebagai Sang Pencipta alam semesta. Dari proses perenungan tersebut diharapkan tumbuh keimanan yang kuat serta rasa syukur kepada-Nya.
Salah satu bukti bahwa alam merupakan objek perenungan yang penuh pelajaran disebutkan dalam Surah Al-Baqarah ayat 164, Allah Swt. berfirman:
{إِنَّ فِي خَلْقِ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ وَاخْتِلَافِ اللَّيْلِ وَالنَّهَارِ وَالْفُلْكِ الَّتِي تَجْرِي فِي الْبَحْرِ بِمَا يَنْفَعُ النَّاسَ وَمَا أَنْزَلَ اللَّهُ مِنَ السَّمَاءِ مِنْ مَاءٍ فَأَحْيَا بِهِ الْأَرْضَ بَعْدَ مَوْتِهَا وَبَثَّ فِيهَا مِنْ كُلِّ دَابَّةٍ وَتَصْرِيفِ الرِّيَاحِ وَالسَّحَابِ الْمُسَخَّرِ بَيْنَ السَّمَاءِ وَالْأَرْضِ لَآيَاتٍ لِقَوْمٍ يَعْقِلُونَ}
Artinya: Sesungguhnya pada penciptaan langit dan bumi, pergantian malam dan siang bahtera yang berlayar di laut dengan (muatan) yang bermanfaat bagi manusia, apa yang Allah turunkan dari langit berupa air, lalu dengannya Dia menghidupkan bumi setelah mati (kering), dan Dia menebarkan di dalamnya semua jenis hewan, dan pengisaran angin dan awan yang dikendalikan antara langit dan bumi, (semua itu) sungguh merupakan tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi kaum yang mengerti. Q.S. Al-Baqarah : 164
Hal-hal yang disebutkan dalam ayat di atas menggambarkan berbagai fenomena alam yang dekat dengan kehidupan manusia. Semua itu bukan sekadar peristiwa biasa, tetapi menyimpan banyak pelajaran penting bagi manusia sebagai makhluk yang dianugerahi akal untuk berpikir dan merenung.
Dalam Tafsir Mafatih al-Ghaib, Imam Fakhruddin ar-Razi menjelaskan bahwa delapan fenomena alam tersebut merupakan tanda-tanda yang jelas tentang keberadaan dan kebesaran Allah Swt. Dengan mengamati dan merenungi alam semesta, seseorang dapat menumbuhkan kesadaran akan kehadiran Tuhan, sehingga keimanan dan nilai-nilai spiritual dalam dirinya semakin kuat.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!