Gus Heri: Muktamar NU Harus Melampaui Suksesi Figur

Desi Rossilawati Abdul Ghofur
Jumat, 28 Agustus 2026 | 14:00 WIB
Bagikan
Gus Heri: Muktamar NU Harus Melampaui Suksesi Figur

Dr. Heri Cahyo Bagus Setiawan dalam wawancara khusus TVRI Jawa Timur untuk program berita Jawa Timur Hari Ini, Rabu (26/8/2026)./visi.news/ist.

VISI.NEWS — Muktamar Ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Jombang diharapkan tidak berhenti pada kontestasi pemilihan pemimpin. Lebih dari itu, Muktamar dapat menjadi momentum memperkuat kebersamaan, menjaga keberlanjutan jam'iyah, serta meneguhkan arah khidmah NU ke depan.

Pandangan itu disampaikan Dr. Heri Cahyo Bagus Setiawan, yang akrab disapa Gus Heri, akademisi muda dari kalangan Nahdliyin, dalam wawancara khusus TVRI Jawa Timur untuk program berita Jawa Timur Hari Ini, Rabu (26/8/2026).

Gus Heri menekuni kajian kepemimpinan, suksesi, dan keberlanjutan organisasi berbasis nilai. Riset doktoralnya secara khusus mendalami proses suksesi pada organisasi berbasis nilai yang mampu bertahan lintas generasi berusia lebih dari satu abad, bahkan ada yang telah memasuki abad ketiga serta bagaimana nilai, kepemimpinan, dan keberlanjutan organisasi tetap terjaga ketika terjadi pergantian generasi.

Pengalaman riset tersebut menjadi salah satu pijakan Gus Heri ketika diminta memberikan perspektif mengenai kepemimpinan NU menjelang Muktamar. Namun, ia memilih menempatkannya sebagai bahan urun rembug, bukan sebagai alat untuk menilai figur yang sedang berkontestasi.

“Saya tidak sedang menilai siapa yang paling layak memimpin NU. Saya hanya ingin nderek urun rembug melalui perspektif yang selama ini saya pelajari dan teliti tentang suksesi kepemimpinan dan keberlanjutan organisasi berbasis nilai. Kalau soal figur, saya nderek para kiai dan para muktamirin,” kata Gus Heri.

Sebelum menyampaikan pandangannya, ia mengucapkan selamat atas penyelenggaraan Muktamar Ke-35 NU di Jombang. Ia juga menyampaikan ahlan wa sahlan, selamat datang kepada para kiai, muktamirin, warga Nahdliyin, serta para tamu yang hadir dari berbagai penjuru Indonesia maupun mancanegara.

Menurut dia, Jombang pada momentum Muktamar menjadi salah satu pusat perhatian warga Nahdliyin. Ia berharap Muktamar berlangsung dengan khidmat, penuh adab, persaudaraan, dan kegembiraan, serta menghasilkan keputusan terbaik bagi keberlanjutan jam'iyah dan kemaslahatan jamaah.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.