Gowes Aman Selama Pandemi? Ini Dia Tips dan Manfaatnya
Para ahli menyarankan pula untuk bersepeda dengan intensitas ringan. Kenapa begitu? Karena pemakaian masker dan olahraga yang dilakukan dengan intensitas berat dapat mengurangi jumlah oksigen yang masuk ke paru-paru. Jika terus berlanjut, Anda bisa mengalami hipoksia—yaitu kondisi di mana jaringan tubuh kekurangan oksigen.
Hipoksia dapat pula memperlambat kerja jantung dan menyempitkan saluran pernapasan. Inilah yang menyebabkan adanya kasus kematian mendadak saat olahraga.
Lalu, bagaimana caranya kita mengetahui kalau intensitas tersebut ringan atau berat? Bila napas Anda sudah tersengal-sengal atau Anda tidak bisa berbicara dengan jelas, turunkanlah intensitas olahraga.
Tips bersepeda selama pandemi
Dikutip dari laman Hospital for Special Surgery Amerika Serikat, Anda perlu membersihkan seluruh permukaan sepeda. Baik sebelum ataupun sesudah menaikinya. Bukan cuma sepedanya, Anda pun sebaiknya mengelap helm untuk meminimalisir kemungkinan berpindahnya virus dari lingkungan ke tubuh.
Saat bersepeda, hendaknya Anda jangan mampir dan berhenti di tempat yang ramai. Bahkan, untuk sekadar membeli minuman. Makanya, Anda disarankan untuk membawa minuman dan makanan camilan dari rumah. Kalau Anda butuh istirahat, jagalah jarak fisik minimal 2 meter dengan orang lain atau carilah tempat yang sepi.
Perhatikan keselamatan Anda dengan memakai helm dan kacamata guna tidak terkena debu dan cipratan droplet orang lain. Sebisa mungkin, pilihlah rute yang tidak terlalu ramai atau rute yang memang menyediakan jalur sepeda.
Berdasarkan Kemenkes RI, berikut ini adalah protokol kesehatan yang mesti dilakukan ketika bersepeda di tempat umum, yakni:
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!