Destinasi Pantai Paling Membahagiakan di Dunia Versi JustCover 5 Aug 2026 Mariano Peralta Bahagia Jalani Debut Manis Bersama Persib 5 Aug 2026 Pemerintah Umumkan Rangkaian Acara HUT Ke-81 RI 2026 5 Aug 2026 "Cahaya Hati" Debut, Warnai Pagelaran Sabang Merauke 2026 5 Aug 2026 Kades Rancaekek Kulon Buka Suara soal Polemik PTSL Rp.400 Ribu per Pemohon 5 Aug 2026 Satpol PP Ungkap Alasan Vendor SixNine Padel Tebang 10 Pohon 5 Aug 2026 Koalisi Pecinta Satwa Desak RI Hentikan Ekspor Monyet Ekor Panjang 5 Aug 2026 Thailand Kian Dekat ke Semifinal, Myanmar Pesta Tujuh Gol di ASEAN Hyundai Cup 2026 5 Aug 2026 MORROW Buka Pusat Kesehatan Preventif Terbesar di Singapura 5 Aug 2026 BOI Thailand Genap 60 Tahun, Investasi Asing Tembus Rekor Baru 5 Aug 2026 Destinasi Pantai Paling Membahagiakan di Dunia Versi JustCover 5 Aug 2026 Mariano Peralta Bahagia Jalani Debut Manis Bersama Persib 5 Aug 2026 Pemerintah Umumkan Rangkaian Acara HUT Ke-81 RI 2026 5 Aug 2026 "Cahaya Hati" Debut, Warnai Pagelaran Sabang Merauke 2026 5 Aug 2026 Kades Rancaekek Kulon Buka Suara soal Polemik PTSL Rp.400 Ribu per Pemohon 5 Aug 2026 Satpol PP Ungkap Alasan Vendor SixNine Padel Tebang 10 Pohon 5 Aug 2026 Koalisi Pecinta Satwa Desak RI Hentikan Ekspor Monyet Ekor Panjang 5 Aug 2026 Thailand Kian Dekat ke Semifinal, Myanmar Pesta Tujuh Gol di ASEAN Hyundai Cup 2026 5 Aug 2026 MORROW Buka Pusat Kesehatan Preventif Terbesar di Singapura 5 Aug 2026 BOI Thailand Genap 60 Tahun, Investasi Asing Tembus Rekor Baru 5 Aug 2026

Festival Payung Nusantara Pertama Kali Digelar di Istana Mangkunegaran

ED
Minggu, 4 September 2022 | 05:49 WIB
Bagikan
Festival Payung Nusantara Pertama Kali Digelar di Istana Mangkunegaran

Pada pembukaan festival, seluruh peserta berparade bersama utusan peserta mancanegara di koridor Ngarsopuro depan Istana Mangkunegaran.

Direktur Program Fespin, Heru Mataya, di sela pagelaran seni di pelataran Istana Mangkunegaran, menjelaskan kepada VISI.NEWS, peserta festival payung sejak awal sampai ke-9 tahun 2022 ini adalah para kreator dari berbagai daerah.

"Mereka yang hadir di festival ini bukan pedagang payung. Tetapi mereka para pelestari dan kreator yang membuat payung dengan kreasi yang terus berkembang. Di festival ini, para kreator tidak hanya pameran karya, tetapi juga menunjukkan kreasi mereka dalam membuat payung tradisional," ujarnya.

Heru menegaskan, tujuan Fespin memang untuk menegaskan bahwa Indonesia memiliki kekayaan budaya, khususnya seni membuat payung yang sangat beragam. Karya seni kerajinan membuat payung, merupakan potensi besar sumber daya ekonomi kreatif yang luar biasa dan bisa menghidupi para perajin dan keluarganya.

"Itu sebabnya kita menggelar Fespin yang tahun 2022 merupakan yang ke-9. Festival ini untuk merayakan kekayaan potensi seni dan budaya kerajinan tradisional payung yang sangat kaya di Indonesia," tandasnya.

Menanggapi penggunaan payung hasil ketekunan tradisional yang masih kalah dari payung produk pabrikan, Heru Mataya berharap pemerintah daerah berinisiatif menerbitkan peraturan daerah tentang penggunaan payung tradisional.

Dia menyebut contoh di Chiang Mai Thailand, pemerintah setempat memberikan perlindungan terhadap para perajin payung tradisional, dengan melarang warganya menggunakan payung produksi pabrikan.

"Kita berharap setiap pemerintah daerah di Indonesia juga membuat peraturan daerah untuk mendukung penggunaan payung tradisional secara fungsional. Sehingga semakin banyak orang memakai payung tradisional secara fungsional, tidak hanya menjadi pajangan atau dekorasi," tandasnya.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.