Erupsi Anak Krakatau, 8 Bandara Ditutup dan 150 Ribu Penumpang Terdampak
Bandara yang terdampak antara lain:
- Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten.
- Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta.
- Bandara Radin Inten II, Lampung.
- Bandara Husein Sastranegara, Bandung.
- Bandara Budiarto, Curug.
- Bandara Pondok Cabe.
- Bandara Taufik Kiemas.
- Bandara Atung Bungsu.
Penutupan sejumlah bandara tersebut memberikan dampak besar terhadap perjalanan udara. Pemerintah mencatat sekitar 150.000 penumpang terdampak, sementara jumlah penerbangan yang mengalami gangguan mencapai 467 penerbangan.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 409 penerbangan merupakan penerbangan domestik dan 58 penerbangan lainnya merupakan penerbangan internasional.
Besarnya jumlah penerbangan terdampak membuat pemerintah meminta seluruh maskapai segera mengambil langkah untuk menangani penumpang dan tidak membiarkan calon penumpang menunggu tanpa kepastian.
Maskapai Diminta Tak Biarkan Penumpang Menunggu
Dudy meminta maskapai memberikan informasi yang cepat, akurat, dan transparan mengenai kondisi penerbangan kepada seluruh penumpang.
Informasi tersebut mencakup perubahan jadwal, pembatalan, hingga kemungkinan pengalihan penerbangan ke bandara lain.
Pemerintah juga menekankan bahwa hak penumpang harus tetap dipenuhi meskipun pembatalan terjadi akibat kondisi alam.
“Airlines untuk segera menyampaikan kepada para penumpang supaya mereka tidak menunggu terlalu lama. Mengingat kondisinya juga belum bisa kita prediksi sampai kapan,” kata Dudy.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!