Driver Ojol Perempuan Menangis Haru, Laznas Daarul Qur’an Antar Kebahagiaan Qurban
Direktur Laznas PPPA Daarul Qur’an, Dwi Kartika Ningsih, turun langsung menyapa dan menyerahkan paket qurban kepada para driver perempuan. /visi.news/ist
Kisah Siti menjadi representasi banyak perempuan pekerja informal yang selama ini menjalankan peran ganda sebagai pencari nafkah sekaligus pengurus keluarga.
Dalam pelaksanaannya, program ini dirancang bukan sekadar membagikan daging qurban. Laznas PPPA Daarul Qur’an berupaya menghadirkan pendekatan yang lebih personal dengan membangun kedekatan emosional bersama para penerima manfaat.
Dwi Kartika Ningsih menyempatkan diri berbincang secara langsung dengan para driver, menanyakan kondisi keluarga mereka, mendengarkan berbagai tantangan yang dihadapi, hingga mendoakan mereka satu per satu.
Beberapa penerima manfaat bahkan menitipkan doa untuk para donatur yang telah menyalurkan hewan qurbannya melalui Laznas PPPA Daarul Qur’an.
"Qurban bukan hanya tentang daging. Ini tentang memastikan tidak ada yang merasa terlupa di hari raya. Apalagi perempuan yang berjuang sendiri untuk keluarga," kata Dwi.
Yang membuat program tahun ini semakin istimewa adalah keterlibatan para amil atau karyawan Laznas PPPA Daarul Qur’an sebagai shahibul qurban.
Sebagian daging qurban yang dibagikan kepada para driver perempuan tidak hanya berasal dari donasi masyarakat, tetapi juga hasil patungan para amil yang secara sukarela menyisihkan sebagian rezeki mereka.
Dwi menjelaskan bahwa langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk rasa memiliki terhadap amanah yang dijalankan setiap hari.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!