AI Ubah Cara Cari Produk, Rekomendasi Manusia Tetap Dorong Pembelian 27 Jul 2026 Pemprov Jatim Perkuat Langkah JFC Menuju Panggung Pariwisata Dunia 27 Jul 2026 Kemenpar Tegaskan JFC Jadi Etalase Pariwisata Indonesia di Mata Dunia 27 Jul 2026 VISI | Sibuk 27 Jul 2026 Dari YouTube ke Timnas Malaysia, Mimpi Wan Kuzain Akhirnya Jadi Nyata 27 Jul 2026 Indonesia Bidik Awal Sempurna, Hadapi Kamboja di Laga Perdana ASEAN Hyundai Cup 2026 27 Jul 2026 Trailer Tabrak Dua Truk dan Motor di Pasuruan, Empat Tewas 27 Jul 2026 Fauzi Amro: DPR Siap Jalankan Fit and Proper Test Calon Gubernur BI 27 Jul 2026 Sistem Eror BPN Bandung Dikeluhkan Warga, Dinilai Buka Celah Praktik Pungli 27 Jul 2026 200 Personel Gabungan Siaga Pascabentrokan Maut di Menteng 27 Jul 2026 AI Ubah Cara Cari Produk, Rekomendasi Manusia Tetap Dorong Pembelian 27 Jul 2026 Pemprov Jatim Perkuat Langkah JFC Menuju Panggung Pariwisata Dunia 27 Jul 2026 Kemenpar Tegaskan JFC Jadi Etalase Pariwisata Indonesia di Mata Dunia 27 Jul 2026 VISI | Sibuk 27 Jul 2026 Dari YouTube ke Timnas Malaysia, Mimpi Wan Kuzain Akhirnya Jadi Nyata 27 Jul 2026 Indonesia Bidik Awal Sempurna, Hadapi Kamboja di Laga Perdana ASEAN Hyundai Cup 2026 27 Jul 2026 Trailer Tabrak Dua Truk dan Motor di Pasuruan, Empat Tewas 27 Jul 2026 Fauzi Amro: DPR Siap Jalankan Fit and Proper Test Calon Gubernur BI 27 Jul 2026 Sistem Eror BPN Bandung Dikeluhkan Warga, Dinilai Buka Celah Praktik Pungli 27 Jul 2026 200 Personel Gabungan Siaga Pascabentrokan Maut di Menteng 27 Jul 2026

Driver Ojol Perempuan Menangis Haru, Laznas Daarul Qur’an Antar Kebahagiaan Qurban

ED
Sabtu, 30 Mei 2026 | 05:12 WIB
Bagikan
Driver Ojol Perempuan Menangis Haru, Laznas Daarul Qur’an Antar Kebahagiaan Qurban

Direktur Laznas PPPA Daarul Qur’an, Dwi Kartika Ningsih, turun langsung menyapa dan menyerahkan paket qurban kepada para driver perempuan. /visi.news/ist

VISI.NEWS | TANGERANG – Suasana berbeda terlihat di halaman Kantor Pusat Laznas PPPA Daarul Qur’an, Ciledug. Jika biasanya para pengemudi ojek online mengantarkan pesanan kepada pelanggan, kali ini mereka yang menjadi penerima. Puluhan driver perempuan menerima paket daging qurban dalam program bertajuk “Dari Perempuan untuk Perempuan”, sebuah inisiatif yang memberikan perhatian khusus kepada para pekerja informal yang selama ini berjuang menopang ekonomi keluarga.

Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang penyaluran daging qurban, tetapi juga menghadirkan momen penuh kehangatan dan empati. Para penerima manfaat yang sebagian besar merupakan perempuan kepala keluarga mendapat kesempatan untuk berbagi cerita perjuangan hidup secara langsung dengan jajaran pengurus Laznas PPPA Daarul Qur’an.

Direktur Laznas PPPA Daarul Qur’an, Dwi Kartika Ningsih, turun langsung menyapa dan menyerahkan paket qurban kepada para driver perempuan. Ia memilih berdiri dan berjalan dari satu penerima manfaat ke penerima lainnya, mendengarkan kisah mereka sekaligus memberikan dukungan moral.

Menurut Dwi, program tersebut lahir dari keprihatinan terhadap para perempuan pekerja jalanan yang kerap luput dari perhatian, meskipun setiap hari bekerja keras untuk memenuhi kebutuhan keluarga.

"Mereka berangkat pagi, pulang sore. Hujan, panas, tetap jalan. Di balik helm itu ada anak yang harus disekolahkan, orang tua yang harus dinafkahi. Hari ini, giliran kami yang menjaga mereka," ujar Dwi Kartika Ningsih.

Salah satu kisah yang menyentuh datang dari Siti Aminah (38), seorang pengemudi ojek online asal Ciledug yang telah menjalani profesi tersebut selama empat tahun. Ibu dua anak itu tampak terharu saat menerima paket daging qurban.

Alih-alih langsung memasukkan paket ke dalam tas, ia memeluknya erat beberapa saat. Momen sederhana tersebut menjadi gambaran betapa berartinya bantuan yang diterima.

"Biasanya kami yang mengantar pesanan qurban ke rumah orang. Baru kali ini dapat bagian. Rasanya dihargai," ungkapnya dengan suara bergetar.

Kisah Siti menjadi representasi banyak perempuan pekerja informal yang selama ini menjalankan peran ganda sebagai pencari nafkah sekaligus pengurus keluarga.

Dalam pelaksanaannya, program ini dirancang bukan sekadar membagikan daging qurban. Laznas PPPA Daarul Qur’an berupaya menghadirkan pendekatan yang lebih personal dengan membangun kedekatan emosional bersama para penerima manfaat.

Dwi Kartika Ningsih menyempatkan diri berbincang secara langsung dengan para driver, menanyakan kondisi keluarga mereka, mendengarkan berbagai tantangan yang dihadapi, hingga mendoakan mereka satu per satu.

Beberapa penerima manfaat bahkan menitipkan doa untuk para donatur yang telah menyalurkan hewan qurbannya melalui Laznas PPPA Daarul Qur’an.

"Qurban bukan hanya tentang daging. Ini tentang memastikan tidak ada yang merasa terlupa di hari raya. Apalagi perempuan yang berjuang sendiri untuk keluarga," kata Dwi.

Yang membuat program tahun ini semakin istimewa adalah keterlibatan para amil atau karyawan Laznas PPPA Daarul Qur’an sebagai shahibul qurban.

Sebagian daging qurban yang dibagikan kepada para driver perempuan tidak hanya berasal dari donasi masyarakat, tetapi juga hasil patungan para amil yang secara sukarela menyisihkan sebagian rezeki mereka.

Dwi menjelaskan bahwa langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk rasa memiliki terhadap amanah yang dijalankan setiap hari.

"Ini bentuk rasa memiliki kami terhadap amanah ini. Kami melayani donatur, tapi kami juga ingin merasakan apa yang dirasakan donatur, yaitu berbagi. Jadi daging yang sampai ke ibu-ibu driver hari ini, sebagian adalah hasil patungan kami para amil," jelasnya.

Partisipasi para amil menjadi simbol bahwa semangat berqurban tidak hanya tumbuh di kalangan donatur, tetapi juga di lingkungan pengelola lembaga yang setiap hari bekerja melayani umat.

Kegiatan di Ciledug merupakan bagian kecil dari program distribusi qurban nasional yang dijalankan Laznas PPPA Daarul Qur’an sepanjang Iduladha 1447 Hijriah.

Hingga 28 Mei 2026, lembaga tersebut berhasil menghimpun 574 ekor kambing dan domba serta 95 ekor sapi, ditambah program patungan sapi 1/7 dan qurban domba untuk wilayah pelosok.

Penyaluran qurban tahun ini menjangkau 29 provinsi di Indonesia, serta beberapa wilayah di luar negeri termasuk Palestina dan negara-negara lain yang membutuhkan bantuan kemanusiaan.

Distribusi difokuskan kepada kelompok masyarakat yang selama ini memiliki akses terbatas terhadap daging qurban, seperti santri penghafal Al-Qur’an, yatim dhuafa, guru ngaji, penyandang disabilitas, masyarakat pelosok, hingga pekerja informal.

Program tersebut menjadi bagian dari upaya pemerataan manfaat qurban agar tidak hanya terkonsentrasi di wilayah perkotaan, tetapi juga menjangkau masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

Bagi Laznas PPPA Daarul Qur’an, amanah para donatur tidak berhenti pada proses penyembelihan dan distribusi. Amanah tersebut diwujudkan menjadi kebahagiaan nyata bagi para penerima manfaat yang selama ini berjuang dalam keterbatasan.

Paket daging yang diterima para driver perempuan bukan sekadar bantuan pangan. Di baliknya terdapat pesan bahwa perjuangan mereka dihargai dan tidak dilupakan.

Senyum para penerima manfaat, termasuk Siti Aminah yang memeluk erat paket qurbannya, menjadi gambaran nyata bagaimana semangat berbagi mampu menghadirkan kebahagiaan bagi mereka yang setiap hari berjuang untuk keluarga.

Melalui program "Dari Perempuan untuk Perempuan", Laznas PPPA Daarul Qur’an berharap nilai qurban tidak hanya menjadi ritual tahunan, tetapi juga sarana memperkuat solidaritas sosial, kepedulian terhadap sesama, dan penghargaan kepada perempuan-perempuan tangguh yang selama ini menjadi tulang punggung keluarga di tengah berbagai tantangan kehidupan.

@uli

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.