Detik Mencekam Virgo Transport 8 Terbalik di Laut Jawa
Salah satu korban kecelakaan KMP Virgo Transport 8. /visi.news/kemenhub
Begitu mengetahui kapal dalam keadaan darurat, Siprianus langsung mencari orang-orang yang dikenalnya. Kepanikan terjadi di antara penumpang. Teriakan terdengar ketika orang-orang berusaha mencari jalan keluar dan menyelamatkan diri.
Dalam situasi tersebut, Siprianus juga kesulitan menemukan pelampung di sekitarnya.
Ia bersama rombongannya kemudian harus bertahan di tengah laut selama kurang lebih sembilan jam sebelum akhirnya dievakuasi oleh kapal lain. Para korban selamat selanjutnya dibawa menuju Pelabuhan Trisakti Banjarmasin.
Bagi Siprianus, perjalanan menuju Banjarmasin semula hanya berkaitan dengan pekerjaan ekspedisi. Ia tidak menyangka perjalanan tersebut berubah menjadi perjuangan mempertahankan hidup.
“Banyak orang meninggal. Banyak orang masih tidur di dalam,” tuturnya.
Cerita perjuangan bertahan hidup juga disampaikan Rinto Arahab. Pria asal Palembang itu diketahui baru pertama kali datang ke Kalimantan untuk bekerja di perkebunan kelapa sawit.
Ketika kapal mulai miring, Rinto menggunakan pelampung dan memilih terjun ke laut untuk menyelamatkan diri. “Saya bertahan di laut selama sekitar empat jam,” ujarnya.
Selama berada di laut, Rinto menunggu datangnya pertolongan. Harapannya muncul ketika sebuah kapal tunda atau tugboat pengangkut batu bara tiba di sekitar lokasi.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!