Suahasil Nazara Jadi Menkeu, Wihadi Wijanto Soroti PR Besar Penerimaan Negara 14 Sep 2026 Purbaya Diganti Suahasil Nazara di Tengah Pembahasan APBN 14 Sep 2026 Kesaksian Korban Selamat KM Virgo Ungkap Detik-detik Kapal Terbalik 14 Sep 2026 Studi Ungkap Manfaat Jamur untuk Otak dan Suasana Hati 14 Sep 2026 Persija Tak Bisa Gunakan SUGBK Saat Jamu Java United 14 Sep 2026 Kemkomdigi Siapkan Denda hingga 6 Persen bagi Platform Pelanggar PP TUNAS 14 Sep 2026 Biaya Haji 2027 Ditargetkan Disepakati Pekan Depan 14 Sep 2026 Presiden Prabowo Lantik Suahasil Nazara jadi Menkeu gantikan Purbaya 14 Sep 2026 Bupati Sukabumi Dorong Forum Anak Daerah Suarakan Hak Anak 14 Sep 2026 10 Raperda Disetujui, Pemkab Bandung dan DPRD Siapkan Arah Kebijakan 2027 14 Sep 2026 Suahasil Nazara Jadi Menkeu, Wihadi Wijanto Soroti PR Besar Penerimaan Negara 14 Sep 2026 Purbaya Diganti Suahasil Nazara di Tengah Pembahasan APBN 14 Sep 2026 Kesaksian Korban Selamat KM Virgo Ungkap Detik-detik Kapal Terbalik 14 Sep 2026 Studi Ungkap Manfaat Jamur untuk Otak dan Suasana Hati 14 Sep 2026 Persija Tak Bisa Gunakan SUGBK Saat Jamu Java United 14 Sep 2026 Kemkomdigi Siapkan Denda hingga 6 Persen bagi Platform Pelanggar PP TUNAS 14 Sep 2026 Biaya Haji 2027 Ditargetkan Disepakati Pekan Depan 14 Sep 2026 Presiden Prabowo Lantik Suahasil Nazara jadi Menkeu gantikan Purbaya 14 Sep 2026 Bupati Sukabumi Dorong Forum Anak Daerah Suarakan Hak Anak 14 Sep 2026 10 Raperda Disetujui, Pemkab Bandung dan DPRD Siapkan Arah Kebijakan 2027 14 Sep 2026

Detik Mencekam Virgo Transport 8 Terbalik di Laut Jawa

ED
PN
Senin, 14 September 2026 | 07:10 WIB
Bagikan
Detik Mencekam Virgo Transport 8 Terbalik di Laut Jawa

Salah satu korban kecelakaan KMP Virgo Transport 8. /visi.news/kemenhub

“Tapi yang lain, ibu-ibu yang tinggal di kamar ekonomi ya, itu mungkin nggak selamat karena terlalu cepat kapal ini kemiringannya. Sedangkan alarm pemberitahuan aja nggak ada. Nggak ada tanda-tanda. Yang keluar ini kan sopir-sopir aja, orang laki-laki. Yang di kamar-kamar belum bisa keluar,” ujar Ahmad.

Kesaksian mengenai tidak terdengarnya alarm atau pemberitahuan bahaya juga disampaikan penumpang lainnya.

Agus, seorang sopir ekspedisi asal Palangkaraya, sedang berada di ruang tidur ketika kapal mulai miring. Ia baru mengetahui adanya kondisi darurat setelah diberi tahu oleh teman sesama sopir.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 01.00 dini hari, saat sebagian besar penumpang sedang tidur. Agus mengaku tidak mendengar pengumuman dari awak kapal yang memberi tahu penumpang mengenai kondisi bahaya.

“Waktu saya bangun itu tidak ada. Cuma dengar dari teman-teman bahwa kapal miring,” kata Agus.

Agus kemudian berusaha menyelamatkan diri dan masuk ke sekoci. Sekoci tersebut ditumpangi tujuh orang, terdiri atas dua anak buah kapal dan empat penumpang termasuk Agus.

Sekoci itu kemudian terombang-ambing di tengah laut selama berjam-jam. Agus menyebut mereka berada di laut sejak sekitar pukul 01.00 hingga pukul 08.00.

Situasi semakin menegangkan ketika tali sekoci terlepas. Sekoci pun terbawa arus dan menjauh dari lokasi awal.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.