DARI PONPES KE PONPES | Tokoh Besar Pendiri Ponpes Leuwimunding dan Cisambeng di Majalengka
K.H. Muhammad Qusyaeri memiliki dua orang anak, perempuan semua, suling Hj. Minatulmaula, dan yang kedua Hj. Samratul Aini. Kedua putrinya ini, Hj Minatulmaula menikah dengan K.H. Ahmad Fauzi, dan Hj. Samratul Aini menikah dengan K.H. Edi Suaedi
Sepeninggal Mama K.H. Muhammad tahun 2002, kepemimpinan pondok itu di lanjut oleh K.H. Ahmad Fauzi, kemudian tahun 2014 KH Ahmad Fauzi meninggal, dan meninggalkan 4 orang anak, K.H. Abdulah Amin anak yang pertama, kedua, Dr. H Agus Rofi'i, M.Pd., yang ketiga perempuan Liha Malihatul Ulfah, dan yang terakhir bungsu, Ustad Ibnu Hajar.
Sekarang, pengasuh pondok pesantren Raudlatul Mubtadi'in di pegang dan di lanjutkan oleh KH. Abdulah Amin, S.Kom.. Artinya, Raudlatul Mubtadi'in dipegang oleh generasi ke tiga.
Amaliah
Dari KH. Muhammad Qusyaeri, meninggalkan ajaran, dan amalan yang di wasiatkan kepada para santrinya, diantaranya, untuk mencegah (menhindarkan) dari bahaya dunia dan akhirat, untuk menghindari kebingungan dan belenggu dan kesedihan serta untuk mendatangkan (menarik) rizki mau’ud (rizki yang telah yang telah dijanjikan Allah SWT bagi hamba-hamba saleh) min haitsu layahtasib (rizki yang tidak disangka-sangka) dengan cara :
- Istiqomah (Bersikap teguh pendirian/konsisten).
- Mudawwamah (Melakukan terus menerus/kontinyu)
- Muhafadzoh (Menjaga, merawat, memperbaiki dari waktu ke waktu)
Diantara beberapa hal dibawah ini yang sering KH. Muhammad Qusyaeri lakukan diantaranya :
- Bersyukur dengan memuji kepada Allah SWT atas segala nikmatnya yang telah di berikan (alhamdulillah).
- Seumur hidup memiliki wudhu (Selalu dalam keadaan suci baik pada waktu siang atau malam, kapanpun dan dimanapun).
- Salat Fardhu (lima waktu) selalu berjamaah.
- Memperbanyak membaca istighfar (Mohon ampun dan membaca salawat kepada Kanjeng Nabi Muhammad SAW).
- Belajar dan mengajarkan ilmu yang bermanfaat.
- Sedekah setiap hari walaupun sebesar biji kurma.
- Memuliakan dan menghormati tamu.
- Selalu mengerjakan salat sunnah qobliyah, ba’diyah setelah salat fardhu, salat duha dan salat tahajud.
- Mengkhususkan berkunjung atau bersilaturahmi kepada orang lain baik yang masih hidup atau sudah mati (ziarah).
- Selalu membaca surah Al-Ikhlas sebanyak 3x ketika memasuki rumah.
Dari beberapa amalan diatas merupakan amalan Mama Kiai Muhammad Qusyaeri yang banyak beliaunya amalkan dalam melaksanakan kehidupannya sehari-hari.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!