DARI PONPES KE PONPES | K.H. Tata Gandasbara Fokus Kelola Pesantren Al Qur'an Fajar Ashshidiqqi di Ciparay
Baru setelah itu bergerak melakukan pergerakan menjamiahkan Nahdliyin, untuk aktif di organisasi NU.
- Tahun 2019 dilantik sebagai Sekretaris Pengurus Wilayah Ikatan Pesantren Indonesia.
- Tahun 2020 dilantik sebagai Pengurus Wilayah Ihwanul Mubalighin, yang berpusat di Menteng Jakarta.
- Tahun 2022 diangkat kembali jadi Ketua LDNU.
- Tahun 2022 diangkat jadi Wakil Ketua RMI PW NU Jawa Barat.
- Tahun 2023 sebagai Ketua RMI Jawa Barat.
Kiai Tata masing terngiang pesan orang tuanya, "Aa mun tiasa, da bongan kekeuh hayang jadi kiai, mama teh teu bisa ngajieunken, teu bisa ngawariskeun pesantren, siga batur, ngan mama mah bisa saukur ngadoakeun, sing ngawujud bisa boga pasantren teh."
Pantas, betapa tekad Kiai Tata sangat besar untuk memiliki pesantren. Dan itu ia buktikan dengan support doa dari orang tuanya, ia wujudkan impiannya membuat Pesantren yang ia cita-citakan.
Kini Pesantren Kiai Tata yang bernama Pesantren Al Qur'an Fajar Ashshidiqqi, yang berada di didaerah Cikopo, Bumiwangi, Ciparay, telah menjadi pilar penting bagi syiar Islam di daerah setempat.
Banyak yang bisa kita pelajari dari semangat kuatnya Kiai Tata ini. Ada niat, ada action, mau bergerak, dan mau membangun kualitas diri, adalah bukti bahwa kita adalah orang yang selalu Allah mampukan.
Tidak ada yang tidak mungkin bagi Allah.
Dan pergerakan apa lagi yang akan diperlihatkan Kiai Tata kedepannya, tentunya tak lepas dari gairahnya membumikan Al-Quran, menyemarakkan gaungnya, dan kebenaran ajaran Nabi, serta bersama dengan para pejuang Islam lainnya, ia tak akan pernah berhenti menyuarakan kebenaran.***
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!