DARI PONPES KE PONPES | K.H. Tata Gandasbara Fokus Kelola Pesantren Al Qur'an Fajar Ashshidiqqi di Ciparay
Interaksi sosial
Apakah Pesantren Kiai Haji Tata ini membantu masyarakat sekitar ? Keberadaan sebuah pesantren di lingkungan masyarakat, bisa menumbuhkan ketentraman sosial, mewujudkan kualitas spiritual keagamaan yang baik, toleransi yang baik, hubungan silaturahmi antar masyarakat yang saling menguatkan. Dan tentu saja suatu pesantren yang berdiri di tengah masyarakat akan menguatkan karakter generasi mudanya lebih islami, dan itulah tanggung jawab dari setiap keberadaan pesantren di semua wilayahnya.
Pastinya, besar atau kecil sebuah pesantren di suatu tempat, itu sudah membuktikan dan menunjukkan, sudah turunnya Rahmat dari Allah di daerah tersebut, untuk membawa keberkahan bagi masyarakatnya.
Dalam hal ini kita jadi tahu, bahwa tanggung jawab dari para kiai pemilik pesantren, adalah mampu membumi di daerahnya, walau tantangannya sudah pasti besar, sebagai realitas tantangan baginya.
Disini kita akan lihat cerminan dari Nabi besar kita Muhammad SAW, bukankah tantangan Nabi pun luar biasa berat dan besar menghadapi masyarakat Mekah saat itu, yang dalam ke adaan Jahiliah, penuh kerusakan, dan penuh kebencian pada beliaunya.
Tapi berbekal kebesaran hati, dan semangat di barengi doa serta ketawakalan hanya padaNya, semua rintangan bisa ia selesaikan.
Jejak Kiai Tata
Tahun 2017, ia menancapkan sayap kanan Nahdlatul Ulama (NU), dengan membentuk himpunan da'i yang dinamakan Gandasbara, yang berarti, Gabungan Da'i se Bandung Raya. Awalnya himpunan para da'i ini khusus daerah Bandung saja.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!