Destinasi Pantai Paling Membahagiakan di Dunia Versi JustCover 5 Aug 2026 Mariano Peralta Bahagia Jalani Debut Manis Bersama Persib 5 Aug 2026 Pemerintah Umumkan Rangkaian Acara HUT Ke-81 RI 2026 5 Aug 2026 "Cahaya Hati" Debut, Warnai Pagelaran Sabang Merauke 2026 5 Aug 2026 Kades Rancaekek Kulon Buka Suara soal Polemik PTSL Rp.400 Ribu per Pemohon 5 Aug 2026 Satpol PP Ungkap Alasan Vendor SixNine Padel Tebang 10 Pohon 5 Aug 2026 Koalisi Pecinta Satwa Desak RI Hentikan Ekspor Monyet Ekor Panjang 5 Aug 2026 Thailand Kian Dekat ke Semifinal, Myanmar Pesta Tujuh Gol di ASEAN Hyundai Cup 2026 5 Aug 2026 MORROW Buka Pusat Kesehatan Preventif Terbesar di Singapura 5 Aug 2026 BOI Thailand Genap 60 Tahun, Investasi Asing Tembus Rekor Baru 5 Aug 2026 Destinasi Pantai Paling Membahagiakan di Dunia Versi JustCover 5 Aug 2026 Mariano Peralta Bahagia Jalani Debut Manis Bersama Persib 5 Aug 2026 Pemerintah Umumkan Rangkaian Acara HUT Ke-81 RI 2026 5 Aug 2026 "Cahaya Hati" Debut, Warnai Pagelaran Sabang Merauke 2026 5 Aug 2026 Kades Rancaekek Kulon Buka Suara soal Polemik PTSL Rp.400 Ribu per Pemohon 5 Aug 2026 Satpol PP Ungkap Alasan Vendor SixNine Padel Tebang 10 Pohon 5 Aug 2026 Koalisi Pecinta Satwa Desak RI Hentikan Ekspor Monyet Ekor Panjang 5 Aug 2026 Thailand Kian Dekat ke Semifinal, Myanmar Pesta Tujuh Gol di ASEAN Hyundai Cup 2026 5 Aug 2026 MORROW Buka Pusat Kesehatan Preventif Terbesar di Singapura 5 Aug 2026 BOI Thailand Genap 60 Tahun, Investasi Asing Tembus Rekor Baru 5 Aug 2026

DARI PONPES KE PONPES | Bertemu Kiai Musthofa Aqil Pimpinan Pesantren Ciwedus Kuningan

ED
Sabtu, 25 Maret 2023 | 13:03 WIB
Bagikan
DARI PONPES KE PONPES | Bertemu Kiai Musthofa Aqil Pimpinan Pesantren Ciwedus Kuningan

Belasan, atau puluhan tahun ke kebelakang, tak ada yang hafal dan tahu bahwa di daerah Ciwedus, Gandamekar, Kabupaten Kuningan, ada seorang waliyullah yang wafat dan dimakamkan di sana.

Ia meninggalkan warisan pesantren, yang sudah terjepit diantara bangunan-bangunan sekolah kokoh yang ada disekelilingnya, yang dibuat oleh para keturunannya. Sehingga keberadaan pesantrennya sekarang ini hanya menempati 15%-nya saja dari keseluruhan luas tanah yang ditinggalkan Mama Ciwedus, seluas 825 tumbak atau 1 Hektar.

Makam Mama Ciwedus, atau Mama Shobari, berada persis di belakang bangunan sekolah, di pemakaman keluarga besarnya, yang sepintas - jika pernah ke makam Gus Dur - makamnya tersebut berada di area tanah pesantren, persis seperti di pemakaman mama Ciwedus ini.

Saat penulis datang Jumat (24/3/2023) pagi kemarin, suasana masih sepi. Baru setelah penulis duduk-duduk agak lama, seorang ibu menyapa penulis mau bertemu siapa. Akhirnya ia menyampaikan kedatangan penulis ke Kiai Kang Mustofa Aqil bin Abdul ajib, bin Kiai Aqil, bin Kiai Ahmad Sobari, atau generasi ke tiga dari Mama Ciwedus, Kiai Ahmad Shobari. Kang Mustofa berkhidmah melanjutkan keberadaan Pesantren Mama Ciwedus ini.

Sambutan kepada penulis dari Kiai Musthofa Aqil sangat hangat, akhirnya, perbincangan pun terjadi diantara kami dengan sangat akrab.

Apalagi setelah kami tersambung dalam satu sanad keguruan, kepada Mang Haji Abah, Pimpinan Ponpes Hidayatul Hikmah di Kampung Gajah Eretan, Gajahmekar, Kecamatan Kutawaringin, Kabupaten Bandung, yang akan menjadi 'panglima komando' haulnya Mama Ciwedus. (Tulisan berikutnya akan mengupas Pesantren Hidayatul Hikmah, Kutawaringin, Kabupaten Bandung)

Mengenal Mama Ciwedus

Siapa Mama KH Ahmad Shobari ini ? Mama Ahmad Sobari, atau dikenal Mama Ciwedus, merupakan seorang kiai pinunjul dari daerah Kuningan yang ajarannya terus menyebar ke banyak daerah, bahkan sampai ke Kabupaten Bandung.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.