Damai AS-Iran Tersandung Manuver Netanyahu
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu./visi.news/REUTERS.
Serangan itu dilaporkan menewaskan sedikitnya tiga orang dan melukai 15 orang lainnya meskipun ada gencatan senjata. Trump menilai serangan tersebut seharusnya tidak terjadi ketika AS dan Iran mendekati kesepakatan.
"Dia (Netanyahu-red) orang yang sangat sulit. Dan jujur saja, dia seharusnya sangat berterima kasih kepada kita karena telah melakukan ini. Karena jika Iran memiliki senjata nuklir, Israel tidak akan bertahan selama dua jam," ucapnya.
Dengan rangkaian pernyataan itu, kesepakatan damai AS dan Iran tidak hanya menjadi isu diplomatik dua negara. Ia juga memperlihatkan rumitnya kepentingan kawasan, terutama ketika langkah Israel di Lebanon ikut membayangi proses menuju penandatanganan resmi.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!