Menkeu Purbaya: Damai AS-Iran Pengaruhi APBN
Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa./visi.news/ist.
VISI.NEWS | JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa, menilai kesepakatan damai antara Amerika Serikat dan Iran dapat memberi ruang baru bagi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara. Ruang itu terutama berkaitan dengan alokasi belanja yang sebelumnya disiapkan untuk mengantisipasi dampak konflik di Timur Tengah.
Menurut Purbaya, sebagian anggaran telah disisihkan untuk subsidi. Dengan meredanya konflik, kebutuhan tersebut berpotensi berkurang sehingga pemerintah bisa menyesuaikan kembali penggunaan anggaran untuk program lain yang dinilai penting oleh presiden.
"Kan kemarin sebagian anggaran sudah kita sisihkan untuk subsidi sehingga akan jauh berkurang ada ruang untuk memberi pembiayaan program-program lain yang dianggap penting oleh presiden. Jadi kita lihat seperti apa dan baru kita adjust," kata Purbaya dalam keterangannya dikutip, Selasa (16/6/2026).
Konteks ini menunjukkan bahwa dinamika geopolitik dapat langsung memengaruhi perhitungan fiskal pemerintah. Konflik di Timur Tengah kerap berkaitan dengan tekanan pada harga energi dan subsidi, sehingga kabar damai AS dan Iran menjadi sinyal yang diperhatikan dalam pengelolaan APBN.
Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump mengumumkan bahwa kesepakatan damai dengan Iran telah tercapai. Ia juga menyebut blokade AS terhadap Iran akan dicabut.
"Kesepakatan dengan Republik Islam Iran kini telah selesai. Selamat kepada semua!" tulis Trump di Truth Social, Minggu (14/6).
Kesepakatan itu dijadwalkan diteken resmi pada Jumat 19 Juni di Swiss. Iran juga telah mengonfirmasi kabar tersebut, meski menyatakan kesepakatan belum benar benar final karena masih ada sejumlah persoalan yang harus dibahas di meja perundingan.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!