Career Day 2026 Buka 850 Peluang Kerja bagi Talenta Muda
Career Day 2026 juga tidak hanya berorientasi pada transaksi antara pencari kerja dan perusahaan. Peserta mendapatkan fasilitas Career Corner yang menghadirkan konselor profesional untuk memberikan pendampingan dan konsultasi mengenai pilihan serta pengembangan karier.
Rangkaian acara juga dilengkapi mini talkshow interaktif yang membahas berbagai keterampilan penting dalam membangun karier, termasuk kemampuan membangun jejaring atau networking strategis.
Peserta juga didorong mengembangkan semangat pembelajaran sepanjang hayat atau lifelong learning sebagai salah satu modal menghadapi perubahan kebutuhan industri.
Menuju ekosistem kerja yang lebih tangkas
Penyelenggaraan Career Day 2026 diharapkan menjadi model kolaborasi pentahelix yang melibatkan pemerintah, dunia industri, komunitas, akademisi, dan media.
Kolaborasi tersebut dinilai penting karena tantangan dunia kerja saat ini tidak dapat diselesaikan hanya oleh satu pihak. Pemerintah berperan membuka akses dan menciptakan kebijakan, sementara industri menyediakan kebutuhan tenaga kerja dan kesempatan karier. Di sisi lain, lembaga pendidikan serta organisasi masyarakat berperan memperkuat kompetensi dan kesiapan talenta muda.
Melalui pendekatan tersebut, Career Day 2026 diharapkan tidak hanya menghasilkan angka penempatan tenaga kerja, tetapi juga membangun talenta muda yang memiliki keterampilan, kepercayaan diri, kemampuan beradaptasi, serta literasi finansial.
Kolaborasi Kemnaker, Plan International Indonesia, DBS Foundation, dan dunia usaha menjadi bagian dari langkah untuk menciptakan pasar kerja yang semakin inklusif dan responsif terhadap perubahan.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!