Career Day 2026 Buka 850 Peluang Kerja bagi Talenta Muda
VISI.NEWS – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) Republik Indonesia bersama Yayasan Plan International Indonesia dan DBS Foundation menyelenggarakan Career Day 2026 sebagai upaya memperkuat kesiapan talenta muda sekaligus memperluas akses terhadap kesempatan kerja yang inklusif.
Mengusung tema “Talenta Muda Siap Kerja; Temukan Karir Impianmu”, kegiatan tersebut merupakan bagian dari program You RISE (Youth be Ready, Inclusive, Skilled, Empowered). Program ini dirancang untuk menjembatani talenta muda dengan kebutuhan industri sekaligus membangun ekosistem ketenagakerjaan yang lebih tangkas, relevan, dan inklusif di tengah perubahan dunia kerja.
Direktur Jenderal Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja Kemnaker, Prof. Sugeng Heri Suseno, mengatakan Career Day 2026 tidak sekadar menjadi tempat bertemunya pencari kerja dengan perusahaan. Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan bagian dari intervensi strategis pemerintah untuk memastikan transisi kaum muda dari dunia pendidikan menuju dunia kerja dapat berlangsung secara lebih mulus.
“Career Day 2026 merupakan manifestasi dari intervensi strategis pemerintah untuk menciptakan ekosistem kerja yang berkualitas,” ujar Sugeng.
Menurut dia, penguatan kesiapan pencari kerja dan perluasan akses terhadap lapangan pekerjaan menjadi bagian penting dari komitmen pemerintah melalui Direktorat Jenderal Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja.
Hingga Agustus 2026, tercatat sebanyak 1.411.857 tenaga kerja telah ditempatkan, baik pada sektor swasta maupun instansi pemerintah. Capaian tersebut menunjukkan upaya mempertemukan pencari kerja dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri terus dilakukan untuk memperluas kesempatan kerja di berbagai wilayah Indonesia.
Kemnaker juga terus mengakselerasi berbagai program yang diarahkan untuk membantu tenaga kerja muda memasuki pasar kerja setelah menyelesaikan pendidikan maupun pelatihan. Langkah tersebut dilakukan antara lain melalui optimalisasi program pemagangan dan penyelenggaraan job fair.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!