Bukan Diet atau Olahraga, Tidur Jadi Kunci Utama Umur Panjang

ED
Minggu, 14 Desember 2025 | 07:01 WIB
Bagikan
Bukan Diet atau Olahraga, Tidur Jadi Kunci Utama Umur Panjang

VISI.NEWS | BANDUNG - Insomnia adalah gangguan yang ditandai dengan kesulitan untuk memulai tidur, mempertahankan tidur, atau bangun terlalu pagi. Studi-studi sebelumnya telah mengaitkan kurang tidur dengan berbagai kondisi kesehatan yang dapat berdampak negatif pada harapan hidup seseorang.

Sebuah studi baru menemukan bahwa kurang tidur memiliki dampak yang lebih besar terhadap penurunan harapan hidup dibandingkan faktor gaya hidup lainnya, seperti pola makan, aktivitas fisik, dan isolasi sosial. Jika Anda kesulitan mendapatkan tidur malam yang berkualitas, Anda tidak sendirian. Para peneliti memperkirakan sekitar 16% populasi dunia hidup dengan insomnia. Sementara itu, survei terbaru dari National Sleep Foundation menunjukkan bahwa enam dari setiap sepuluh orang dewasa di Amerika Serikat melaporkan tidak mendapatkan tidur yang cukup.

Penelitian sebelumnya telah mengaitkan kurang tidur dengan berbagai kondisi kesehatan yang dapat menurunkan kualitas hidup dan harapan hidup, termasuk penyakit kardiovaskular, diabetes tipe 2, obesitas, depresi, kecemasan, gangguan pencernaan, hingga demensia.

“Tidur memainkan peran penting dalam hampir setiap proses biologis di dalam tubuh kita, namun masih menjadi perilaku yang sering kita anggap remeh,” ujar Andrew McHill, PhD, profesor asosiasi sekaligus direktur Laboratorium Tidur, Kronobiologi, dan Kesehatan di School of Nursing, Oregon Health & Science University (OHSU), kepada Medical News Today.

“Tidur adalah sesuatu yang mudah ditunda hingga akhir pekan atau diprioritaskan lebih rendah karena pekerjaan atau acara sosial, padahal durasi tidur yang lebih pendek benar-benar berdampak pada kesehatan dan kesejahteraan kita,” tambah McHill.

McHill merupakan penulis senior dari studi terbaru yang dipublikasikan dalam jurnal *Sleep Advances*. Studi tersebut menemukan bahwa kurang tidur berdampak lebih besar terhadap penurunan harapan hidup dibandingkan faktor gaya hidup lain, seperti pola makan, aktivitas fisik, dan isolasi sosial.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.